Balangan (ANTARA) - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Negeri 3 Awayan, Kabupaten Balangan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Tahun Ajaran 2025/2026 berakhir dengan nuansa yang tak biasa dan penuh makna, yaitu siraman kembang.
“Kegiatan MPLS tersebut kita laksanakan selama tiga hari, yang mana para siswa baru dikenalkan dengan lingkungan sekolah, tata tertib hingga kegiatan ekstrakurikuler,” kata Kepala SMPN 3 Awayan Tailah di Balangan, Senin.
Baca juga: SMP-IT Darul Fikri rutin gelar perjusa setiap tahun
Tailah menuturkan pada penutupan MPLS ini, pihaknya menggelar tradisi yang kental akan budaya lokal yaitu tradisi siraman kembang yang dilakukan oleh para guru kepada semua siswa baru.
Sementara itu salah satu pengajar SMPN 3 Awayan Saipul Rahim menjelaskan, ritual ini bukan sekadar tradisi tanpa makna dan ini adalah simbolisasi dari pembersihan diri, penyejuk hati, dan harapan agar para siswa baru agar selalu memiliki semangat yang bersih dan pikiran yang jernih dalam menuntut ilmu.
Baca juga: Polisi tangkap siswa SMA tersangka cabuli siswa SMP
“Ini adalah cara kami menyambut mereka secara utuh bukan hanya sebagai murid, tetapi juga sebagai bagian dari keluarga besar sekolah,” jelas Saipul.
Saipul sangat senang karena para siswa yang mengikuti prosesi ini tampak antusias, bahkan beberapa di antaranya tidak bisa menyembunyikan senyum geli dan bahagia mereka saat disiram air bunga.
Terakhir Saipul berharap dengan penutupan yang berkesan ini, diharapkan para siswa baru SMPN 3 Awayan tidak hanya mengenal lingkungan fisik sekolah, tetapi juga memahami nilai-nilai kebersamaan dan tradisi unik yang diwariskan.
Baca juga: MGMP SMP Balangan Menggelar Workshop
