Tanjung (ANTARA) - Kejaksaan Negeri Tabalong, Kalimantan Selatan menyediakan Perpustakaan Hybrid sebagai sarana meningkatkan kesadaran hukum masyarakat desa yang bisa diakses
melalui aplikasi Playstore Adhyaksa Library.
Kepala Kejaksaan Negeri Tabalong
Aditia Aelman Ali mengatakan Perpustakaan Hybrid bagian dari Program Jaksa Garda Desa (JAGA DESA) yang bisa di akses seluruh masyarakat dari Handphone.
"Kita menyiapkan 572 judul buku dalam Perpustakaan Hybrid dengan tema hukum, pertanian, ekonomi serta Novel," jelas Aelman di Tabalong, Jumat.
Baca juga: Anggota DPRD HST divonis satu tahun penjara kasus korupsi kader sosial
Perpustakaan Hybrid sendiri sebagai tindaklanjut petunjuk Jaksa Agung Muda Intelijen tentang Program Jaksa Garda Desa (JAGA DESA) yang mengharapkan Kejaksaan seluruh daerah bersinergi mengawal pembangunan desa sebagai langkah kongkrit kejaksaan untuk bangsa Indonesia.
Selanjutnya Kajari Tabalong Aditia Aelman Ali memerintahkan jajaran bidang Intejen turun ke seluruh desa melakukan pendampingan dan pengawalan keuangan desa serta
asistensi kepada kepala desa dan perangkatnya dalam pengelolaan keuangan secara tepat sasaran dan akuntabel.
Kejari Tabalong sendiri telah memperkenalkan Perpustakaan Hybrid kepada seluruh camat dan kepala desa sebagai sarana peningkatan kesadaran hukum masyarakat desa.
Sementara itu Kejari Tabalong juga siapb mengawal percepatan pembuatan Koperasi Merah Putih di setiap desa dan memastikan proses pembentukan sesuai dengan prosedural hukum.
Sehingga koperasi merah putih memiliki legitimasi yang jelas dan bisa mencapai tujuan pembentukan.
Untuk program ketahanan pangan Kejari Tabalong juga menawarkan Koperasi Adhyaksa sebagai sarana untuk menjual hasil olahan produk pangan dari masyarakat desa.
Baca juga: Pemkab-Kejari Batola jalin kerjasama pendampingan hukum
“ Koperasi Mitra Adhyaksa siap menampung dan membantu menyalurkan produk olahan pangan dari masyarakat desa," tambah Aelman.
