Banjarmasin (ANTARA) - Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) Kalimantan Selatan dan PT Saptaindra Sejati (SIS) membekali mahasiswa penerima beasiswa pendidikan program Indonesia Bright Future Leaders (IBFL) dengan literasi AI.

Kegiatan yang bertema "Membangun literasi AI untuk masa depan yang beretika dan produktif" dibalut seminar berjudul "AI adalah hidup kita: kenali, manfaatkan dan antisipasi" dilaksanakan di gedung General Building di Banjarmasin, Senin.

Ketua pengelola kerjasama program beasiswa IBFL PT SIS-Poliban, Ucu Syauqi, menyampaikan kegiatan ini merupakan salah satu program binaan bagi mahasiswa penerima beasiswa IBFL yang harus makin peka dengan perkembangan dan kemajuan teknologi, utamanya kecerdasan buatan ini.

"Penting bagi mahasiswa kita yang menerima beasiswa IBFL ini, untuk mengenal,  memahami betul AI dan menggunakannya dengan baik," ucapnya.

Baca juga: Mahasiswa Poliban terima beasiswa IBFL PT SIS

Kenapa diangkat tema "Membangun literasi IA untuk masa depan yang beretika dan produktif", ucap Ucu, karena AI luar biasa perkembangannya, sehingga penting kita manusia sebagai pengguna memanfaatkan AI dengan bertanggung jawab dan beretika.

"Makanya dengan seminar ini, semoga kita semua mampu memahami, memanfaatkannya dan mengantisipasinya dengan baik," ujarnya.

Karenanya pada kegiatan ini dengan menghadirkan beberapa pakar sebagai narasumber, para mahasiswa dibekali ilmu dan pengetahuan, yakni pengenalan dan dasar-dasar AI, kesiapan menghadapi tantangan, etika, dan antisipasi AI serta pemanfaatan AI untuk produktivitas.

Sementara itu, Section Head ERE PT SIS Fecky Ronald Umboh menyambut baik diselenggarakannya kegiatan tersebut untuk meningkatkan pengetahuan dan ilmu utamanya AI bagi para mahasiswa penerima beasiswa IBFL.

Menurut dia, penting dikuasai teknologi informasi lewat AI ini bagi mahasiswa, karena ini juga sebagai pelengkap berpikir, asisten kreatif dan pendukung dalam menyelesaikan pekerjaan.

 

Poliban dan PT SIS menggelar kegiatan Seminar bertema "Membangun literasi AI untuk masa depan yang beretika dan produktif" dan "AI adalah hidup kita: kenali, manfaatkan dan antisipasi" untuk mahasiswa penerima beasiswa IBFL di gedung General Building di Banjarmasin, Senin.(30/3/2026). (ANTARA/Sukarli)


"AI bukan lagi teknologi masa depan, tapi hari ini kita sudah hidup berdampingan dengannya, mulai dari media sosial hingga alat bantu belajar. Karennya gunakanlah dengan baik dan bertanggungjawab, menjunjung kejujuran dan menjaga nilai-nilai moral," ujarnya.

Dia menyampaikan, PT SIS selalu mendukung untuk peningkatan SDM dan ilmu pengetahuan, khususnya bagi para mahasiswa yang masuk program IBFL.

Program IBFL yang didanai dari CSR PT SIS yang sudah berjalan selama tiga tahun ini dengan jumlah mahasiswa sebanyak 70 orang yang dijamin hingga lulus, tidak hanya biaya pendidikan tapi juga biaya hidup selama kuliah.

Penerima beasiswa IBFL berasal dari enam kabupaten di wilayah operasional PT SIS, Kabupaten Tabalong, Balangan, Hulu Sungai Utara dan Barito Kuala di Provinsi Kalimantan Selatan. Kemudian dua Kabupaten Barito Timur dan Barito Selatan yang masuk wilayah Kalimantan Tengah.

"Rencananya pada 2026 ini program beasiswa dari PT SIS di Poliban berlanjut, dengan beasiswa lebih banyak lagi," ujarnya.



Pewarta: Sukarli
Editor : Mahdani

COPYRIGHT © ANTARA 2026