Banjarmasin (ANTARA) - Sekretariat Jenderal (Setjen) Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) dan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) sepakat menjalin kerja sama untuk pelaksanaan berbagai kajian yang diperlukan oleh lembaga tinggi negara itu.
"Kepercayaan yang diberikan oleh Setjen MPR menjadi langkah awal dalam membangun sinergi strategis, khususnya dalam pelaksanaan kajian-kajian yang dibutuhkan oleh MPR," kata Rektor ULM Prof Ahmad Alim Bachri saat menerima kunjungan delegasi MPR RI di Ruang Wasaka 3 Rektorat Banjarmasin, Kamis.
Dalam implementasinya, kata rektor, ULM akan melibatkan para ahli sesuai bidang yang relevan.
Tema-tema kajian nantinya akan ditentukan oleh Badan Pengkajian MPR RI, yang kemudian akan menjadi dasar bagi universitas dalam menunjuk tenaga ahli yang kompeten.
Prof Alim berharap dengan melibatkan para ahli yang sesuai maka proses pengkajian dapat berjalan optimal dan menghasilkan rekomendasi yang berkualitas.
"Semoga kolaborasi ini berkelanjutan dalam mendukung penguatan kajian strategis nasional serta kontribusi akademisi terhadap kebijakan publik," ujarnya.
Sementara Kepala Bagian Pemberitaan dan Hubungan Antarlembaga Setjen MPR RI Rosando menilai ULM punya banyak ahli dari berbagai bidang yang pastinya diperlukan untuk setiap kajian.
"Kami perlu menggandeng banyak pihak termasuk perguruan tinggi untuk kinerja lebih baik lagi kedepannya," ucapnya.
Pewarta: FirmanEditor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026