Banjarmasin (ANTARA) - Komisi III Bidang Pembangunan dan Infrastruktur DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) monitoring hibah perbaikan jalan lingkungan di Barito Kuala (Batola), kabupaten wilayah barat provinsi setempat.
"Monitoring atau pemantauan itu penting guna memastikan pelaksanaan hibah tersebut," ujar Sekretaris Komisi III DPRD Kalsel Habib Muhammad Zen Bahasyim ketika dikonfirmasi, Jumat.
Dalam monitoring pada Kamis (2/4/3026), rombongan Komisi III didampingi Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kalsel meninju lokasi program hibah tersebut, Desa Trantang dan Desa Handil Bakti.
Di kedua desa tersebut, rombongan Komisi III melihat secara langsung kondisi jalan lingkungan yang telah mendapatkan bantuan hibah, sekaligus mendengarkan aspirasi masyarakat setempat.
Habib Muhammad Zen Bahasyim menyampaikan bahwa monitoring tersebut penting untuk memastikan program hibah benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Evaluasi juga dilakukan untuk mengetahui kendala di lapangan, baik dari sisi pelaksanaan maupun pemeliharaan infrastruktur, lanjut waki rakyat dari Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut.
“Program hibah jalan lingkungan ini sangat penting dalam menunjang mobilitas warga dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu, kami ingin memastikan pelaksanaannya berjalan sesuai harapan,” ujar Habib Zen Bahasyim.
Dari hasil peninjauan, Komisi III DPRD Kalsel menemukan sebagian besar jalan yang telah dibangun memberikan dampak positif, terutama dalam memperlancar akses transportasi warga.
"Namun demikian, masih terdapat beberapa hal yang perlu menjadi perhatian, seperti peningkatan kualitas pekerjaan dan perawatan pascapembangunan," ungkapnya.
Komisi III DPRD Kalsel berharap program hibah jalan lingkungan ke depan dapat semakin optimal, tepat sasaran, dan berkelanjutan, sehingga mampu mendorong pemerataan pembangunan hingga ke wilayah desa, pungkas Habib Muhammad Zen Bahasyim.
Pewarta: Syamsuddin HasanEditor : Mahdani
COPYRIGHT © ANTARA 2026