Banjarmasin (Antaranews Kalsel) - Dana bantuan Biaya Operasional Sekolah (BOS) pendidikan di Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan dilaporkan menyusut hingga mencapai Rp6 miliar pada tahun 2017.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin Syarwani, di Balaikota Banjarmasin Selasa mengatakan tahun lalu alokasi dana BOS mencapai Rp22 miliar, tahun ini tinggal Rp16 miliar atau ada penyusutan Rp6 miliar.
"Tentunya dimaklumi karena dampak dari pengurangan belanja di APBD untuk efisiensi," ujarnya.
Dengan efisensi hingga ke dana BOS ini, ucapnya bantuan pendidikan untuk masing-masing siswa pun menjadi berkurang cukup signifikan.
Di mana sebelumnya, kata Syarwani untuk siswa tingkat SMP mendapat Rp800 ribu per orangnya menjadi Rp550 ribu per orangnya.
Demikian pula untuk siswa tingkat SD, lanjutnya semula Rp200 ribu per orangnya, tinggal Rp150 ribu saja.
"Tentunya alokasi ini menyesuaikan dengan dana yang ada," katanya.
Menurut dia adanya kebijakan baru perubahan anggaran bagi dana BOS pendidikan ini pun sudah mulai disosialisasikan kepada pihak sekolah.
Dikatakannya sosialisasi dana bantuan operasional sekolah tahun 2017 dari Kemendagri dalam rangka penyusunan RKA Perubahan, APBD tahun 2017 di aula Kayuh Baimbai Balaikota, Selasa.
Yang menjadin penekanan dalam sosialisasi, ungkapnya sekolah harus melakukan pembinaan penyusunan dan pelaporan keuangan tetap harus disiplin.
Ia menjelaskan setiap laporan pengelolaan keuangan yang masuk harus tepat waktu serta tertib administrasi agar tidak menjadi temuan Badan Pemeriksaaan Keuangan (BPK).
