Indeks FTSE 100 turun tipis 0,049 persen atau 3,56 poin menjadi 7.300,40 poin pada Senin (8/11/2021), setelah menguat 0,33 persen atau 24,05 poin menjadi 7.303,96 poin pada Jumat (5/11/2021), dan bertambah 0,43 persen atau 31,02 poin menjadi 7.279,91 poin pada Kamis (4/11/2021).
Darktrace, sebuah perusahaan teknologi informasi Inggris-Amerika yang mengkhususkan diri dalam pertahanan siber, merupakan pemain berkinerja terburuk (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan nilai sahamnya anjlok 6,08 persen.
Baca juga: Saham Inggris ditutup di zona merah
Diikuti oleh saham grup perusahaan layanan penjualan, pemasaran dan dukungan internasional Inggris DCC Plc yang kehilangan 3,88 persen, serta perusahaan penyedia produk dan layanan deteksi ancaman dan selundupan, perangkat medis, energi, dan komunikasi multinasional Inggris Smiths Group jatuh 2,67 persen.
Sementara itu, Associated British Foods, sebuah perusahaan pengolahan dan ritel makanan multinasional Inggris, melonjak 7,99 persen, menjadi pencetak keuntungan paling besar (top gainer) dari saham-saham unggulan.
Disusul oleh saham perusahaan induk industri kedirgantaraan dan pertahanan multinasional Inggris Rolls-Royce Holdings yang meningkat 3,60 persen, serta perusahaan induk jasa telekomunikasi multinasional Inggris BT Group terangkat 2,65 persen.
Baca juga: Saham Inggris merosot lagi
Pewarta: Apep SuhendarEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.