Tapin (ANTARA) - Dua Kecamatan di Kabupaten Tapin cairkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dana desa dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Rabu (6/5).
Kedua kecamatan tersebut yakni Kecamatan Binuang dan Kecamatan Hatungun dengan jumlah total sekitar Rp1,8 Miliar lebih.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Tapin, Rahmadi menjelaskan, total dana BLT dana desa di Kabupaten Tapin untuk mengatasi dampak pandemi COVID-19 sebesar Rp15 miliar lebih dengan total penerima 8.620 peserta.
"Hari ini kita salurkan di dua Kecamatan yakni Binuang dan Hatungun, dan akan terus bertahap ke kecamatan-kecamatan lainnya," ujar Rahmadi.
Dijelaskan dia, proses pencairan sendiri disesuaikan dengan kondisi masing-masing desa, ada yang menggunakan secara nontunai melalui BRI dan Bank Kalsel maupun tunai.
"Masing-masing penerima akan mendapatkan BLT Dana Desa sebesar Rp600 ribu perbulan selama tiga bulan," ujarnya.
Dikatakan Rahmadi, kriteria penerima bantuan ini adalah warga desa yang mata pencahariannya hilang akibat dari pandemi COVID-19 dan tidak menerima bantuan perlindungan sosial lainnya dari pemerintah.
"Kita sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial, agar tidak ada penerima yang tumpang tindih dengan bantuan lainnya, seperti PKH dan lainnya," ujar Rahmadi.
Bupati Tapin, HM Arifin Arpan yang menyerahkan bantuan secara simbolis di Kecamatan Binuang berharap bantuan BLT Dana Desa ini bisa benar-benar dimanfaatkan oleh penerima dengan baik.
"Semoga bantuan ini bisa benar-benar bermanfaat di tengah pandemi COVID-19 ini, dan jangan liat besarannya," ujar Bupati.
