Oleh Gunawan Wibisono
Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Satuan Reserse Kriminal Polresta Banjarmasin saat ini terus memburu pelaku penyiraman "cuka getah" atau cairan sejenis air keras terhadap dua orang korban ayah dan anak di kota tersebut.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Banjarmasin, Kompol Afner Juwono Sik di Banjarmasin, Minggu mengatakan, untuk identitas pelaku sudah diketahui oleh polisi.
Saat ini polisi yang melakukan penyelidikan di lapangan guna melakukan penangkapan terhadap pelaku tersebut, yang akibat perbuatannya ayah dan anak tersebut mengalami luka bakar dari siram air keras tersebut.
Untuk identitas pelaku diketahui berinisial MD (38) warga Sutoyo S Gang Rahayu Tebusan Rawa Sari Ujung Banjarmasin Tengah, yang saat ini terus dilakukan pengejaran oleh polisi.
"Kita terus buru pelaku MD itu, dimanapun dia berada nantinya pastu kita temukan, untuk wajahnya si pelaku kita sudah kenali dan di juga masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polresta Banjarmasin," terangnya.
Afner juga mengatakan dengan tegas, kepada pelaku yang sudah dikantongi identitas dirinya itu, diminta agar menyerahkan diri secara baik-baik sebelum ketangkap lebih dulu oleh pihak kepolisian.
Selain itu juga, macan satu Polresta Banjarmasin itu, mengecam agar jangan salahkan polisi apabila nantinya bila tertangkap duluan akan ditindak tegas dilapangan ataupun dalam penyidikan nantinya.
"Kita meminta kerjasamanya kepada seluruh masyarakat apabila mendapati ataupun tau keberadaan pelaku MD tersebut agar secepatnya bisa menghubungi pihak kepolisian terdekat," ucapnya.
Untuk diketahui kejadian penyiraman air keras itu terjadi pada Jumat (25/10) pagi diperkirakan sekitar pukul 10.00 wita, dikawasan simpang empat gang Purnawirawan dekat pasar Teluk Dalam Kota Banjarmasin.
Sedangkan korban diketahui bernama Indrawan Nur Rahmad alias Habib (35) dan anaknya bernama, Sulthon Ahmad Nur Sofa (4) warga jalan Sutoyo S Gang Purnawirawan Rt 12 Banjarmasin Barat.