Banjarmasin (ANTARA) - Ketua Komisi I Bidang Pemerintahan dan Hukum DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) yang juga membidangi komunikasi serta media massa, H. Rais Ruhayat mengapresiasi kegiatan Public Communication Summit 2026.
Apresiasi wakil rakyat dari Partai Amanat Nasional (PAN) itu sesudah menghadiri pembukaan Public Communication Summit 2026 oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalsel di Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Rabu.
Membuka kegiatan yang mengusung tema “Sinergi Pengelolaan Isu dan Reputasi di Era Digital” tersebut, Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kalsel, H. Subhan Nor Yaumil, serta hadir unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, pimpinan media massa, komunitas informasi masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Public Communication Summit 2026 digelar sebagai forum untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi antarinstansi dalam pengelolaan komunikasi publik di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga melaksanakan deklarasi komitmen bersama terkait pengelolaan isu publik dan penguatan reputasi pemerintah melalui komunikasi yang responsif, transparan, dan kredibel.
Wakil rakyat asal daerah pemilihan Kalsel I/Kota Banjarmasin itu menilai kegiatan tersebut sangat strategis dalam memperkuat sinergi komunikasi publik antarlembaga pemerintah.
Baca juga: Ketua DPRD Kalsel ajak jadikan Pancasila sebagai pedoman
Menurut politikus muda itu, tantangan komunikasi di era digital menuntut seluruh institusi untuk mampu menyampaikan informasi secara cepat, tepat, dan terukur kepada masyarakat.
“Reputasi pemerintah dibangun bukan hanya melalui program yang baik, tetapi juga melalui komunikasi yang baik. Karena itu, kemampuan mengelola isu, membangun narasi yang positif, dan menyampaikan informasi secara terbuka menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang dipercaya masyarakat,” ujar Rais.
Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) setempat dan Diskominfo Kalsel yang telah menginisiasi forum tersebut sebagai wadah berbagi pengalaman dan penguatan kapasitas komunikasi publik.
“Komunikasi publik yang terintegrasi akan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Melalui kegiatan seperti ini, kita dapat membangun kesamaan persepsi dan memperkuat kolaborasi agar setiap informasi yang disampaikan kepada masyarakat lebih efektif, akurat, dan memberikan manfaat,” pungkas Rais Ruhayat.
Baca juga: CSR Bank Kalsel diusulkan fokus bangun ekosistem eksportir muda
Pewarta: Syamsuddin HasanEditor : Sukarli
COPYRIGHT © ANTARA 2026