Banyak sekali warga kita yang membutuhkan, jadi bapak dan ibu yang terpilih hari ini patut sangat bersyukur,

Kandangan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan (Kalsel), menyalurkan bantuan sosial (Bansos) Program Rumah Sejahtera (PRS) untuk 30 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayah Daha.

Acara penyerahan bantuan berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Daha Utara, Rabu. Bantuan diserahkan Wakil Bupati (Wabup) HSS H. Suriani secara simbolis dan turut dihadiri oleh seluruh camat di wilayah Daha, perwakilan dari Bank Kalsel Syariah Cabang HSS, serta beberapa kepala desa setempat.

"Pemerintah pada awalnya mengalokasikan total 148 unit rumah untuk seluruh HSS melalui anggaran APBD murni, dengan target awal satu desa satu rumah. Namun, setelah dilakukan proses validasi dan verifikasi yang ketat di lapangan, hanya 126 unit rumah yang dinyatakan memenuhi syarat," kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten HSS Noordiansyah, dalam laporan kegiatan.

Diterangkan dia, untuk Wilayah Daha sendiri, total ada 38 unit rumah yang memenuhi syarat penerimaan. Rinciannya adalah Kecamatan Daha Selatan sebanyak 15 buah, Kecamatan Daha Utara 16 buah, dan Kecamatan Daha Barat sebanyak tujuh buah.

Baca juga: Pemkab HSS salurkan bansos PRS tahun 2026

Sementara itu, wabup menyampaikan PRS ini merupakan bentuk kepedulian dan perhatian nyata dari Pemkab HSS terhadap warga kurang mampu agar bisa memiliki tempat tinggal yang layak.

Meski dihadapkan pada keterbatasan dan pemangkasan anggaran daerah, Pemkab HSS berkomitmen penuh dengan tetap mempertahankan nominal bantuan secara signifikan.

"Banyak sekali warga kita yang membutuhkan, jadi bapak dan ibu yang terpilih hari ini patut sangat bersyukur. Alhamdulillah, walau dengan anggaran yang terbatas, kita bisa menaikkan nominal bantuan yang semula Rp17,5 juta kini sudah menjadi Rp25 juta per rumah," ucap wabup.

Lebih lanjut, wabup menekankan agar dana bantuan ini bisa dimaksimalkan seluruhnya untuk material bangunan.

Baca juga: Ratusan lansia dan warga kurang mampu di HSS terima paket Ramadhan

Ia menyarankan agar proses bedah rumah dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat sekitar. Dengan begitu, alokasi dana tidak habis untuk membayar upah tukang, melainkan sepenuhnya untuk peningkatan kualitas fisik rumah.

Di akhir sambutannya, wabup mengajak seluruh elemen masyarakat dan instansi terkait untuk bersama-sama mengawal program ini, baik pemerintah kecamatan, pemerintah desa, hingga warga untuk ikut mendukung dan mengawasi program ini.

"Semoga bantuan ini menjadi penyemangat keluarga menuju masa depan yang lebih baik, termasuk dalam beribadah. Setelah rumah selesai dibangun, tolong dipelihara dan dirawat dengan baik. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kelancaran program ini," pungkasnya.



Pewarta: Fathurrahman
Editor : Mahdani

COPYRIGHT © ANTARA 2026