Kandangan (ANTARA) - DPRD Hulu Sungai Selatan (HSS) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) HSS, Kalimantan Selatan (Kalsel) segera melakukan rapat membahas penanganan cepat banjir, Rabu.
Rapat koordinasi tersebut digelar Komisi II DPRD HSS bersama jajaran terkait menindaklanjuti laporan masyarakat bahwa banjir naik lagi setelah sempat surut. Mereka ingin memastikan6.129 rumah warga terdampak dipastikan masuk daftar penerima bantuan tepat sasaran.
"Koordinasi kita lakukan agar penanganan banjir berjalan cepat dan tepat sasaran, kita ingin memastikan seluruh keluhan warga ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah," kata Ketua Komisi II DPRD HSS Ibnu Safari Rahman.
Dijelaskan dia, banjir sempat surut tapi sekarang naik lagi, laporan masyarakat cukup banyak, sehingga pihaknya perlu memastikan bantuan dan layanan benar-benar berjalan.
Baca juga: Wabup HSS kembali salurkan bantuan untuk warga terdampak banjir di Daha
Pemkab HSS telah menyiapkan berbagai bentuk bantuan, mulai dari paket kebutuhan dasar, layanan transportasi darurat, hingga rencana bantuan perbaikan rumah, dan bantuan untuk 6.129 rumah kini dalam tahap finalisasi.
“Wilayah dengan tingkat urgensi tinggi seperti Karangrati dan Muning menjadi prioritas, pelaksanaannya akan kami pantau dalam waktu dekat,” ujarnya.
Pihaknya mengakui masih ada kendala teknis, terutama terkait mekanisme penyaluran dana tanggap darurat. DPRD akan berkoordinasi dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) agar hambatan dapat segera teratasi.
Selain bantuan rumah warga, penanganan sementara juga dilakukan pada infrastruktur umum. Sejumlah jalan yang terendam banjir akan ditinggikan menggunakan jalan alternatif dari kayu galam, khususnya akses kendaraan roda dua.
Baca juga: Pemkab HSS rencanakan bantu papan dan kayu titian warga terdampak banjir
“Kami dari DPRD akan terus mengawal, jika masih ada hambatan di lapangan serta dinas terkait akan kami panggil kembali,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD HSS Kusairi, mengatakan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) telah dilibatkan dalam penanganan banjir.
“BPBD mengoordinasikan penanganan di lapangan bersama Dinas PUPR, Dinas Sosial, Dinas Pertanian, dan SKPD lainnya,” ucapnya.
Untuk pembangunan titian galam kini mulai dikerjakan di sejumlah titik rawan, terutama di wilayah Bangkau, untuk menjaga akses warga tetap terbuka.
Ditambahkan dia, perintah Bupati HSS H Syafrudin Noor telah jelas, dan PUPR telah turun meninjau lokasi, dan warga siap bergotong royong memasang galam.
