Pelaihari (ANTARA) - Bupati Tanah Laut, Kalimantan Selatan H Rahmat Trianto menekankan pentingnya optimalisasi realisasi anggaran, penguatan koordinasi antarperangkat daerah serta inovasi dalam perencanaan program dan event daerah pada tahun 2026.
“Kalau kegiatan sudah direncanakan sejak tahun sebelumnya, maka di tahun berjalan seharusnya bisa dilaksanakan dengan maksimal. Jangan sampai di akhir tahun realisasi anggaran kita rendah karena kesalahan internal,” tegas H Rahmat Trianto, saat memimpin rapat koordinasi seluruh pejabat Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Laut dalam agenda coffee morning di Gedung Sarantang Saruntung, Selasa.
Bupati menyampaikan, realisasi anggaran tahun 2025 harus menjadi bahan evaluasi bersama agar tidak kembali terulang pada tahun berikutnya.
Baca juga: Bupati Rahmat Trianto apresiasi kinerja ASN Tanah Laut
Dia menegaskan, rendahnya serapan anggaran disebabkan oleh faktor internal, seperti perencanaan kurang matang dan lemahnya koordinasi antarunit kerja.
Bupati juga mengingatkan, rendahnya serapan anggaran dapat berdampak pada pengurangan transfer dana dari pemerintah pusat, karena daerah dinilai mampu berjalan dengan anggaran lebih kecil.
Selain realisasi anggaran, H Rahmat Trianto turut menyoroti pentingnya pembenahan kalender event tahunan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut dan meminta agar setiap event tidak hanya bersifat seremonial dan berulang, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendorong perekonomian daerah.
Baca juga: Ratusan peserta ikuti Gowes Wisata Bajuin 2025
Baca juga: 23 objek wisata di Tanah Laut sering dikunjungi selama libur Nataru
“Event jangan itu-itu saja. Harus ada inovasi, kolaborasi lintas SKPD dan disesuaikan dengan kebutuhan serta minat masyarakat saat ini,” tegasnya.
Dia mendorong sinergi antarperangkat daerah, seperti, pengembangan sport tourism, pariwisata berbasis alam serta keterkaitan event dengan UMKM dan pasar murah agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
