Amuntai (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan terus mendorong terwujudnya pemerintahan berbasis data melalui pelaksanaan Forum Satu Data Indonesia (SDI) di Aula Dr. KH Idham Chalid, Kota Amuntai, dilaporkan Senin.
Pemkab HSU juga luncurkan 5 aplikasi daerah, yakni Pengendalian dan Evaluasi (PENA SAJIWA), Portal Satu Data, Geoportal, KINDO (Kumpulan Inovasi Daerah), serta E-SAKIP Pro sebagai bagian penguatan tata kelola data serta percepatan transformasi digital pemerintahan daerah.
Baca juga: Bupati HSU beri sembako untuk korban banjir Balangan
Bupati HSU Sahrujani dalam sambutannya sampaikan apresiasi atas selenggara Forum SDI tingkat Kabupaten Hulu Sungai Utara yang pertama kali dilaksanakan.
Menurutnya, forum ini sebagai wadah koordinasi antar perangkat daerah dalam wujudkan tata kelola data pemerintah yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan, sebagaimana amanat Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia.
"Data yang berkualitas merupakan fondasi utama dalam proses perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembangunan daerah," ujar Sahrujani.
Dia juga menekankan bahwa peluncuran 5 aplikasi daerah tersebut menjadi langkah strategis dalam mendukung pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Sementara itu, Kepala Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) HSU Jumadi, jelaskan bahwa Forum SDI diharapkan dapat pastikan ketersediaan data yang akurat, terintegrasi, dan akuntabel.
Selain forum, juga diperkenalkan aplikasi yang diluncurkan, PENA SAJIWA, aplikasi pengendalian dan evaluasi terhadap 21 program unggulan kepala daerah, termasuk program prioritas kegiatan secara terukur.
Baca juga: Pemkab HSU serahkan 742 SK PPPK paruh waktu
Melalui kegiatan ini, Pemkab HSU menegaskan komitmen untuk mendorong penerapan pemerintahan berbasis data guna dukung pembangunan daerah yang berkelanjutan dan tepat sasaran.
