Banjarmasin (ANTARA) - Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menjalin kolaborasi dengan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dengan mendirikan Posko Pusat Studi Kepolisian di Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) ULM di Banjarmasin.
"Pusat studi ini didirikan dengan mengangkat ilmu pengetahuan sebagai kompas dari segala perubahan yang akan dilakukan oleh kepolisian khususnya di Polda Kalsel," kata Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Kalsel Kombes Pol Maulana Hamdan di Banjarmasin, Rabu.
Dia menekankan di tengah perkembangan zaman yang pesat, Polri perlu melibatkan berbagai pihak, termasuk dunia pendidikan untuk mencari solusi ilmiah atas berbagai permasalahan di lapangan.
Baca juga: ULM Rectors monitors mangrove management in Kotabaru
Oleh karena itu, langkah ini diambil sebagai upaya memperkuat sinergi antara praktisi hukum dan akademisi dalam menghadapi tantangan kepolisian yang semakin kompleks dan dinamis.
"Kami berharap sinergi dengan ULM ini dapat meningkatkan kompetensi dan profesionalisme anggota Polri dalam menjalankan tugasnya,” ujar Maulana mewakili Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan.
Melalui kerja sama ini pula, tambah dia, diharapkan setiap permasalahan kepolisian dapat dijawab secara ilmiah melalui problem solving yang efektif, sehingga memberikan dampak positif bagi masyarakat Kalimantan Selatan secara luas.

Sementara Kepala LPPM ULM Prof Sunardi menyatakan kebanggaannya atas kepercayaan yang diberikan oleh Polda Kalsel dengan pendirian Pusat Studi Kepolisian.
Baca juga: ULM-Pemkab Kotabaru sepakat pembangunan berkelanjutan ekonomi hijau
Dia berharap tidak hanya menjadi wadah bagi mahasiswa dan dosen dari Fakultas Hukum, tetapi juga lintas bidang ilmu untuk melakukan kajian ilmiah yang mendalam.
“Kami berharap pusat studi ini bisa menjadi ujung tombak dalam menghasilkan riset-riset yang bermanfaat bagi kepolisian sehingga dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri,” katanya.

