Banjarmasin (ANTARA) - Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban), Kalimantan Selatan, melakukan pemantauan perkembangan akademik mahasiswa penerima bantuan pendidikan atau beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) yang bersumber dari pemerintah pusat.

Kepala Bagian Akademik dan Kemahasiswaan Poliban, Susi Rosinawaty di Banjarmasin, Rabu, mengungkapkan, seluruh mahasiswa yang mendapatkan Program Indonesia Pintar (PIP) harus mengikuti kegiatan monitoring dan evaluasi.

"Kegiatan ini kita laksanakan pada  2–3 Maret 2026 di Gedung Serbaguna (GSG) Poliban," ujarnya.

Baca juga: 460 mahasiswa Poliban raih beasiswa Program Indonesia Pintar

Kegiatan ini, lanjut Susi, bertujuan untuk memantau perkembangan akademik sekaligus memastikan mahasiswa penerima beasiswa menjalankan studinya dengan baik.

"Kita melaksanakan monev ini untuk memastikan penerima beasiswa menjalankan kewajibannya dengan baik dan juga sesuai dengan arahan pemerintah yang tertuang dalam Keputusan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 7/A/ΚΕΡ/2025,” ujarnya

“Kami juga memastikan keaktifan kuliah mereka di kampus serta kondisi ekonomi penerima beasiswa KIP-K ini,” tambahnya.

Pada saat kegiatan tersebut, Susi telah menyampaikan beberapa informasi mengenai evaluasi terhadap penerima PIP Pendidikan Tinggi.

Baca juga: Poliban raih penghargaan Kemendikbud Ristek kategori KIP

Dia berharap kegiatan monitoring dan evaluasi ini dapat menjadi pengingat sekaligus motivasi bagi mahasiswa penerima KIP-K untuk terus menjaga prestasi akademik dan menyelesaikan studi tepat waktu.

"Melalui kegiatan ini semoga para mahasiswa dapat memanfaatkan bantuan pendidikan yang diberikan oleh pemerintah dengan sebaik-baiknya, sehingga mampu meraih masa depan yang lebih baik serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan pembangunan bangsa," demikian katanya.

Baca Link:Poliban



Pewarta: Sukarli
Editor : Mahdani

COPYRIGHT © ANTARA 2026