Setelah banjir bandang berlalu dua hari lalu, hingga sekarang kita masih berjuang membersihkan rumah kita yang penuh dengan lumpur akibat banjir kemarin
Balangan (ANTARA) - Dua hari pasca banjir bandang warga Desa Sungsum, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan masih berjibaku membersihkan rumah mereka dari lumpur yang tersisa maupun puing-puing rumah yang rusak.
“Setelah banjir bandang berlalu dua hari lalu, hingga sekarang kita masih berjuang membersihkan rumah kita yang penuh dengan lumpur akibat banjir kemarin,” kata Retma Yuda warga desa setempat kepada ANTARA, Senin.
Baca juga: Kalsel kemarin dari Batfest 2025 hingga bantuan korban banjir
Yuda menuturkan akibat banjir bandang ini, rumahnya dipenuhi oleh lumpur yang tebal dan perabotan rumah pun juga ikut kotor bahkan ada yang hilang terbawa banjir bandang.
Sementara untuk kebutuhan pokok, Yuda mengungkapkan saat ini sebagian warga sudah mendirikan posko pada wilayah RT masing-masing dengan didukung oleh bantuan logistik dari pemerintah dah para relawan.
Yuda menyebutkan bahwa banjir kemarin adalah yang terparah selama ini, karena sebelumnya kalau banjir biasa-biasa saja tidak pernah terjadi banjir bandang.
“Semoga saja ke depan pemerintah dapat mengantisipasi musibah bencana tahunan ini, dan pemerintah juga dapat menghentikan penggundulan hutan di daerah pegunungan agar banjir tidak semakin parah,” ujar Yuda.
Sementara itu terkait rumah warga yang rusak, Bupati Balangan Abdul Hadi langsung memerintahkan Dinas PUPRP untuk segera menindaklanjuti hal tersebut.
Baca juga: Pemkab HSS salurkan bantuan sembako bagi warga terdampak banjir
“Kita perintahkan kepada Dinas PUPRP segera melakukan tindakan untuk memperbaiki rumah warga yang rusak ini, nanti pihak kecamatan data dulu rumah warga yang rusak lalu laporkan ke dinas agar segera ditangani,” ujar Bupati Balangan.
Pewarta: Ragil DarmawanEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026