Banjar, Kalsel (ANTARA) - Posko II Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan memberikan pelayanan kesehatan dan ribuan porsi makan gratis bagi jamaah pengajian rutin 5 Rajab 1447 Hijriah pada 28 Desember 2025 atau Haul ke-21 Muhammad Zaini bin Abdul Ghani (Guru Sekumpul) di Martapura, Kabupaten Banjar.
Kepala Dispar Kalsel Iwan Fitriady di Posko II, Kabupaten Banjar, Minggu, mengatakan pelayanan Pemprov Kalsel untuk jamaah Sekumpul terbagi menjadi sembilan posko yang tersebar di Kita Banjarmasin, Banjar, dan Banjarbaru.
Baca juga: Kapolda Kalsel pastikan situasi jutaan jamaah di Sekumpul terkendali
“Pada puncak 5 Rajab Sekumpul, kami sudah membuka pelayanan tiga hari. Besok terakhir kami membuka posko ikut melayani kepulangan ribuan hingga jutaan jamaah Sekumpul,” ujar dia.
Ia mengatakan di Posko II, Dispar Kalsel berkolaborasi dengan RSUD Ulin Banjarmasin, Dispora Kalsel, Biro Kesra Setda Kalsel, dan RSGM Gusti Hasan Aman.
“Khusus hari ini, kami menyediakan 3.500 paket makan take away, dan 500 paket nasi samin, totalnya 4.000 porsi. Kemudian 3.000 roti, 2.500, gorengan, serta minuman,” tutur Iwan.
Selain itu, kata dia, Posko II memberikan pelayanan kesehatan dasar dari pihak RSUD dan RSGM, pelayanan terapis dari Dispora Kalsel, serta pelayanan lainnya.
Iwan mengimbau para jamaah dapat mengikuti pengajian 5 Rajab Sekumpul dengan menjaga ketertiban. Jika kurang sehat, disarankan singgah ke posko yang telah disediakan pemerintah daerah maupun relawan.
Baca juga: Polresta Banjarmasin siapkan rest area layani jamaah Haul 5 Rajab
Di samping itu, ia menilai momen 5 Rajab ini otomatis meningkatkan kunjungan wisatawan, berkaca dari pelaksanaan pada 2024, sekitar 3,3 juta orang mengunjungi Kabupaten Banjar sekitarnya, baik warga lokal, luar daerah, hingga mancanegara.
“Ketika wisatawan meningkat, otomatis ekonomi lokal juga semakin tumbuh,” kata Iwan.
Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Among Wibowo mengatakan untuk pelayanan kesehatan, rata-rata pasien mengalami kasus darah tinggi, termasuk kecelakaan akibat jatuh dari kendaraan.
“Kami tangani semua dengan baik. Untuk yang mengalami darah tinggi, kami sudah berikan obat. Alhamdulillah sampai saat ini tidak ada pasien yang dirujuk ke rumah sakit, masih terkendali,” ujar Among.
Baca juga: Kawasan Sekumpul Martapura dipadati jutaan jamaah
