"Tersangka ini ada 25 orang target operasi (TO) dan 209 non TO," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalsel Kombes Pol Frido Situmorang di Banjarbaru, Kamis.
Baca juga: Supian HK apresiasi do'a bersama untuk korban bencana alam
Dari para tersangka disita barang bukti 19 bilah senjata tajam, 1.492 botol minuman keras, 18 unit kendaraan roda dua, 15 unit kendaraan roda empat, 26 baterai tower BTS, 89 paket sabu-sabu dan tujuh butir ekstasi.
Khusus perkara pidana yang diungkap Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalsel ada 13 kasus dengan 17 tersangka.
Terdiri dari enam kasus senjata tajam, empat kasus minuman keras, satu kasus perjudian, satu kasus penipuan dan penggelapan kendaraan bermotor serta satu kasus pencurian dan pemberatan baterai tower BTS milik PT Telkomsel.
Frido menjelaskan dua kasus paling menonjol yakni tipu gelap mobil dan aksi pencurian baterai tower BTS yang melibatkan komplotan terorganisir.
Baca juga: Polda Kalsel salurkan Rp1 miliar bantu korban bencana Sumatera

Baca juga: Polda Kalsel bagikan 500 paket sembako di HUT ke-78 Reserse
Untuk kasus penipuan mobil, modus operandi pelaku dengan cara over kredit.
Setelah korban membeli mobil over kredit tak lama berselang mobil ditarik kembali oleh komplotan pelaku dengan alasan mobilnya bermasalah.
"Jadi kami mengingatkan agar masyarakat lebih berhati-hati jika melakukan transaksi mobil over kredit ini karena kebanyakan bermasalah dan akhirnya jadi korban kejahatan," jelas Frido didampingi Wadirreskrimum Polda Kalsel AKBP Diaz Sasongko.
Dua orang korban dari modus tipu gelap mobil ini pun dihadirkan di Polda Kalsel dan langsung menerima pengembalian barang bukti mobil.
Baca juga: Anggota DPR nilai inovasi SPPG Polda Kalsel patut dicontoh

Baca juga: Dapur Polda Kalsel dianggap bentuk nyata partisipasi sukseskan Haul Sekumpul
Sedangkan pencurian baterai tower BTS menjadi modus lama yang kerap melibatkan mantan karyawan sendiri.
"Kasus terbaru ini kami ungkap di Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Kotabaru dengan menangkap empat tersangka," tambah Frido.
Sementara Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol .Adam Erwindi mewakili Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menyampaikan terima kasih kepada masyarakat atas dukungannya terhadap operasi Sikat II Intan kali ini hingga semua TO berhasil ditangkap.
Adam pun mengapresiasi seluruh personel termasuk tim Opsnal Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Kalsel, yakni Unit Resmob dan Macan Kalsel yang berjibaku di lapangan menangkap para pelaku kejahatan termasuk memberantas aksi premanisme yang meresahkan masyarakat.
Baca juga: Polda Kalsel miliki Labfor layani regional Kalimantan
Video:
