Melalui pendampingan intensif diharapkan para petani dapat lebih termotivasi untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen jagung,
Pelaihari (ANTARA) - Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Kapolda Kalsel) Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menyebutkan, ketahanan pangan merupakan isu strategis nasional yang memerlukan keterlibatan seluruh elemen termasuk kepolisian.
"Melalui pendampingan intensif diharapkan para petani dapat lebih termotivasi untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen jagung," ujar Yudha saat menjadi narasumber di Focus Group Discussion (FGD) bertema Akselerasi Tanah Laut Jadi Sentra Jagung Menuju Indonesia Emas 2045 di Gedung Balairung Pelaihari, Jumat.
Menurut dia, Bhabinkamtibmas memiliki peran penting tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga sebagai penggerak dan fasilitator dalam mendukung program pembangunan pertanian di wilayah binaannya.
Kapolda menegaskan, akselerasi Tanah Laut sebagai sentra jagung di Kalsel harus didukung dengan perencanaan yang matang, koordinasi lintas sektor yang solid serta pengawasan berkelanjutan.
Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, legislatif, dinas pertanian, kepolisian serta para penyuluh, program tersebut diyakini mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menjaga stabilitas pangan di wilayah Kalsel.
Baca juga: Gubernur beri penghargaan kepada Polda Kalsel sukses wujudkan swasembada jagung
Sementara Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Tanah Laut Endang Isnawangsih menyatakan dukungannya terhadap program akselerasi sentra jagung sebagai langkah strategis dalam meningkatkan perekonomian daerah berbasis sektor pertanian.
Dia berharap, hasil FGD dapat menjadi rekomendasi kebijakan yang konkret dan implementatif bagi pemerintah daerah dalam pengembangan komoditas jagung secara berkelanjutan.
Baca juga: Kapolri jadikan Polda Kalsel contoh keberhasilan budidaya jagung di lahan basah
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Tanah Laut M Faried Widyatmoko juga menegaskan kesiapan jajarannya untuk bersinergi dengan kepolisian dan para penyuluh dalam memberikan pendampingan teknis kepada petani.
Program peningkatan luas tanam, penguatan kelembagaan petani serta pemanfaatan teknologi pertanian modern, tegas dia, menjadi fokus utama dalam mendukung Tanah Laut sebagai sentra jagung unggulan di Kalsel.
Melalui FGD tersebut, dia berharap terbangun komitmen bersama yang kuat antara seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong percepatan pengembangan komoditas jagung di Kabupaten Tanah Laut.
"Sinergi terjalin ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan daerah serta memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 melalui sektor pertanian yang maju, mandiri dan berkelanjutan," demikian tegasnya.
Turut hadir pada diskusi itu Karo SDM Polda Kalsel Kombes Pol Maulana Hamdan sebagai panelis perwakilan Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polda Kalsel serta Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan menyampaikan laporan program ketahanan pangan di wilayahnya saat pembukaan.
Pewarta: AriantoEditor : Firman
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.