Banjarmasin (ANTARA) - Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan terus berinovasi untuk meningkatkan pelayanan, salah satunya menyiapkan admin unggul untuk menerima aduan warga.
Kabid Informasi Publik Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Kota Banjarmasin Nurbaiti di Banjarmasin, Kamis, menyampaikan peningkatan kemampuan admin penghubung pemerintah kota untuk penerima aduan warga intensif dilaksanakan.
Baca juga: Pemkot Banjarmasin gelar Youthfest 2025 untuk sinergi dengan pemuda
Hal ini, ujar dia, untuk meningkatkan layanan publik dengan berbagai inovasi yang dikelola melalui Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) Lapor.
"Seperti hari ini kita laksanakan bimbingan teknis terkait itu," ujarnya.
Dia mengatakan peningkatan wawasan dan pengetahuan para admin terhadap prosedur pengelolaan serta penginputan laporan pengaduan masyarakat harus terus dilakukan agar bekerja lebih adaptif.
Selain itu, untuk memperkuat komitmen bersama antar-admin penghubung dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Baca juga: Banjarmasin kolaborasikan tiga pilar kelurahan tekan angka stunting
Seiring dengan diresmikan sejumlah puskesmas baru di Kota Banjarmasin, kata dia, maka dibutuhkan pula pembekalan bagi admin baru agar dapat menjalankan tugasnya sesuai standar dan prosedur yang berlaku.
"Harapannya, para admin mampu mengelola SP4N (Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional) Lapor sesuai ketentuan yang ada, sehingga setiap aduan masyarakat dapat menjadi umpan balik untuk perbaikan pelayanan publik menuju kesejahteraan masyarakat. Ini sejalan dengan visi misi Wali Kota Banjarmasin, yaitu 'Banjarmasin Maju Sejahtera'," katanya.
Apalagi, kata dia, Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional-Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N-LAPOR!) Kota Banjarmasin terbaik se-Kalsel pada 2024.
"Prestasi ini harus kita pertahankan dan ditingkatkan," ujarnya.
Baca juga: Bank Sampah Induk Banjarmasin mampu pilah puluhan ton sampah
