Hal tersebut disampaikan, Wabup Banjar saat membuka kegiatan dari Dinas Kesehatan Banjar yang menggelar sosialisasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja untuk perkantoran dan fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) di Banjarbaru, Rabu.
Baca juga: Pemkab Banjar-OJK Kalsel bahas budidaya padi apung
Wakil Bupati Banjar di Banjarbaru, Rabu, mengapresiasi terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut dan menekankan penting penerapan prinsip K3 di berbagai tempat kerja.
“Tujuan sosialisasi K3 ini bukan hanya kewajiban formal, melainkan upaya nyata menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, nyaman, dan produktif,” ujarnya.
Dia juga menegaskan bahwa berbagai potensi bahaya dapat muncul di lingkungan kerja, mulai dari risiko ergonomis, kebakaran, hingga penanganan pasien serta bahan biologis. Oleh karena itu, pemahaman yang baik dan penerapan K3 secara konsisten menjadi sangat penting.
Baca juga: Pemkab Banjar siapkan lahan pembangunan Bendungan Riam Kiwa
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Banjar Noorifansyah menjelaskan bahwa tujuan utama dari sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya K3 di seluruh lini kerja.
Bukan itu saja, ucapnya, kegiatan ini bertujuan memperkuat kemampuan peserta dalam mengidentifikasi potensi bahaya, mengambil langkah pencegahan yang efektif, serta membangun kolaborasi antarinstansi untuk mendukung implementasi K3 yang berkelanjutan.
Ia juga berharap seluruh peserta aktif mengikuti jalannya sosialisasi, berdiskusi, dan menyerap materi yang disampaikan narasumber dengan sebaik-baiknya.
Baca juga: Pemkab Banjar ikuti pra-evaluasi SAKIP fokus tingkatkan kinerja pemerintahan
