Banjarmasin (ANTARA) - Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) H Suripno Sumas mengharapkan, warga masyarakat, terlebih bagi fungsionaris/kader partai politik (Parpol) di provinsinya agar memahami betul pengertian berbangsa dan bernegara.
Anggota DPRD Kalsel tiga periode dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut mengemukakan itu di sela-sela Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai Nilai Pancasila atau Sosrev di Jalan Meratus Banjarmasin, Sabtu.
Baca juga: Bupati Balangan: Dua oknum DPRD diduga terlibat korupsi PT ADCL
Oleh karenanya, wakil rakyat asal daerah pemilihan (dapil) Kalsel I/Kota Banjarmasin tersebut pada Sosrev kali ini mengambil topik "Peringatan ke-80 Kemerdekaan Indonesia dalam Konteks Berbangsa dan Bernegara" menghadirkan warga serta fungsionaris/kader PKB Kecamatan Banjarmasin Utara.
Menurut alumnus Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin itu, pengertian hakiki berbangsa dan bernegara terjalin serta kokohnya persatuan dan kesatuan dengan mengenyampingkane kkesukuan atau dalam pengertian Suku A yang paling hebat.
"Suku-suku di Indonesia memang cukup banyak dan itu sebuah kenyataan yang tak bisa dipungkiri. Namun berbangsa dan bernegara tidak ada penonjolan kesukuan," ujar mantan Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalsel tersebut.
Baca juga: Supian HK : SPPG "human invesment" masa depan bangsa
Pada kesempatan Sosrev kali ini, Wakil Ketua Komisi II Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Kalsel tersebut menghadirkan Tenaga Ahli Gubernur provinsi setempat, Sugiarto Sumas selaku narasumber.

Sugiarto dalam paparannya menyatakan, bahwa Pancasila merupakan kepribadian bangsa Indonesia sejak dulu kala, karenanya menjadi dasar negara serta pandangan hidup.
Ia memaparkan satu persatu sila dari Pancasila dalam konteks memaknai kemerdekaan antara lain bersyukur atas kemerdekaan berkat Allah SWT serta perjuangan rakyat Indonesia. "Bersyukur tersebut salah satu wujud implementasi Ketuhanan Yang Maha Esa atau sila pertama," ujarnya.
Selain itu, merayakan peringatan Kemerdekaan dengan kebersamaan yang berarti pula menjaga Persatuan Indonesia atau sila ketiga dari Pancasila, lanjut pensiunan pegawai Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Republik Indonesia tersebut.
"Kemudian daripada itu melakukan kerja bakti atau aksi sosial sebagai salah satu perwujudan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia atau sila kelima dari Pancasila," demikian Sugiarto Sumas.
