Tanjung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan terus berupa menekan angka inflasi salah satunya melalui Gerakan Pangan Murah dengan melibatkan sejumlah distributor, Gapoktan hingga jajaran kepolisian.
Wakil Bupati Tabalong Habib Muhammad Taufani Alkaf mengatakan kegiatan yang sama akan dilaksanakan di kecamatan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhannya.
Baca juga: Harga ikan segar akhir bulan Juli capai Rp70 ribu per kg di Pasar Barabai HST
"Gerakan Pangan Murah ini upaya kita tekan inflasi dengan melibatkan jajaran Polres Tabalong, distributor, bulog dan Gapoktan," jelas Taufani di Tabalong, Senin.
Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah tingkat kabupaten ditargetkan sebanyak tiga kali dan dua kali di masing-masing kecamatan.
Gerakan Pangan Murah di halaman Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tabalong diwarnai antrean warga yang ingin membeli beras dan kebutuhan pokok lainnya.
Sejumlah anggota Polres Tabalong turut terlibat dalam Gerakan Pangan Murah dan mendapat kunjungan langsung Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo, Wakapolres Kompol Hasanuddin dan Sekda Tabalong Hj Hamida Munawarah.
Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo mengatakan jajarannya berkomitmen untuk memastikan harga kebutuhan pokok yang dijual tidak melebihi harga eceran terendah serta menjaga stabilitas bahan pokok.
"Kami mengawal kelancaran distribusi dan memastikan harga tidak melebihi HET untuk menjaga stabilitas bahan pokok dan inflasi," jelas Wahyu.
Selain menjual kebutuhan pokok seperti beras, gula, tepung dan telur pengunjung juga bisa membeli aneka sayuran maupun tanaman hortikultura lainnya dengan harga lebih murah.
Salah satunya produksi Gapoktan Banua Kecamatan Pugaan menjual cabai tiung Rp40 ribu per kilogram, cabai rawit Rp70 ribu per kilogram, cabai keriting Rp30 ribu per kilogram dan cabai hijau Rp30 ribu per kilogram.
Komoditi lainnya berupa telur bebek Rp70 ribu per kilogram, telur puyuh Rp40 ribu per kilogram, ikan nila Rp30 ribu per kilogram, gula pasir Rp16.500, tepung Rp9.500 wortel kilogram dan minyak goreng Rp15.500 per liter.
Selain menjual kebutuhan pokok, Gerakan Pangan Murah juga menyediakan bibit tanaman dari UPTD Balai benih TPH Hikun dengan harga sangat terjangkau.
Baca juga: Kalsel kemarin dari geowisata Kalsel hingga pengendalian inflasi
Diantaranya bibit durian Rp50 ribu, langsat Rp45 ribu, Alpukat Rp75 ribu, petai Rp35 ribu, jambu air Rp65 ribu dan
nangka Rp45 ribu.
"Di sini harga bibit petai lebih murah yakni Rp35 ribu sedangkan di pasar mencapai Rp75 ribu," ungkap Endang satu pembeli dari Kelurahan Mabuun.
