Balangan (ANTARA) - Setelah empat hari berlalu petugas dari PT Air Minum Sanggam Balangan (AMSB) akhirnya menemukan sumber penyebab tidak mengalirnya air yaitu karena adanya pipa yang putus.
“Alhamdulillah setelah empat hari berjibaku petugas di lapangan sudah menemukan penyebab utama tidak mengalirnya air di wilayah Tungkap ini,” kata Pjs Spv Humas dan CSR PT AMSB Yurli Setiawan di Balangan, Kamis.
Baca juga: DPRD soroti buruknya pelayanan dari PT AMSB
Yurli menyebutkan penyebab utama tidak mengalirnya air adalah putusan pipa penyalur air di lokasi perumahan Linda Regency akibat tertindih tiang listrik, yang mengalirkan hingga ke simpang tiga Taman Sehati.
Saat ini ujar Yurli, air sudah bertahap mulai mengalir ke rumah-rumah warga di antaranya Komplek Linda Regency, Balai Pangeran hingga ke simpang tiga Taman Sehati.
Atas nama PT AMS Balangan Yurli meminta maaf kepada semua konsumen yang terdampak akibat tidak mengalirnya air selama empat hari belakangan ini.
PT AMS Balangan ke depan berjanji akan terus meningkatkan pelayanan air bersih kepada semua konsumen khususnya di wilayah Kabupaten Balangan, terlebih dengan direalisasikannya penyertaan modal sebesar Rp20 miliar nanti.
“Ke depan kami berjanji dan berusaha untuk terus meningkatkan pelayanan, semoga penyertaan modal Rp20 miliar tahun ini sudah direalisasikan,” ujar Yurli.
Sementara salah satu warga sekitar, Isti bersyukur saat ini distribusi air dari PT AMSB sudah mulai kembali normal setelah empat hari lamanya tidak mengalir.
Baca juga: Warga Balangan keluhkan tarif air bersih naik, tetapi pelayanan turun
“Terima kasih kepada petugas lapangan yang sudah berjibaku untuk kembali menormalkan aliran air, semoga ke depan pelayanan dari PT AMSB semakin membaik,” tuturnya.
Isti berharap penyertaan modal sebesar Rp20 miliar dapat segera digunakan untuk menunjang kinerja dari PT AMSB, agar nantinya kalau ada permasalahan air tidak butuh waktu lama lagi untuk menyelesaikannya.
