Batulicin (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar tasyakuran untuk memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) Tahun 2026 dan dijadikan sebagai momentum penting.
Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM H. Hairuddin, di Batulicin, Kamis, menyampaikan bahwa peringatan HAB merupakan momentum penting untuk mengenang sejarah panjang pengabdian Kementerian Agama dalam membangun kehidupan beragama yang harmonis, rukun, dan berlandaskan nilai-nilai luhur kebangsaan.
Baca juga: Pj Bupati Tapin ingin Hari Amal Bakti jadi ajang tingkatkan pelayanan umat
"Selama 80 tahun pengabdiannya, Kementerian Agama telah memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat keimanan dan ketakwaan umat, meningkatkan mutu pendidikan keagamaan, serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah keberagaman," kata Hairuddin.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Kementerian Agama, khususnya di Kabupaten Tanah Bumbu, atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian dalam melayani masyarakat.
"Peran strategis Kementerian Agama menjadi pondasi penting dalam mewujudkan kehidupan sosial yang damai, religius, dan berkeadaban,” katanya.
Ia juga menekankan bahwa perkembangan zaman yang semakin dinamis menghadirkan berbagai tantangan dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. Dalam situasi tersebut, keberadaan Kementerian Agama sangat dibutuhkan sebagai penguat nilai moral, etika, serta penyejuk dalam kehidupan sosial.
Oleh karena itu, sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah, Kementerian Agama, serta seluruh elemen masyarakat perlu terus dipelihara dan ditingkatkan.
Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program dan kebijakan di bidang keagamaan yang bertujuan membangun masyarakat yang beriman, bertakwa, toleran, dan menjunjung tinggi nilai persaudaraan.
Baca juga: Hari amal bakti kemenag usung tema kerukunan
"Semangat moderasi beragama menjadi kunci dalam menjaga keharmonisan dan memperkokoh persatuan," tutur Hairuddin.
Melalui peringatan Hari Amal Bakti ke-80 ini, ia berharap semangat pengabdian seluruh jajaran Kementerian Agama semakin meningkat, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat terus dilakukan secara profesional, ikhlas, dan penuh tanggung jawab.
"Selamat memperingati Hari Amal Bakti Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80 Tahun 2026. Semoga Kementerian Agama senantiasa jaya dan terus menjadi pilar dalam membangun bangsa yang religius, harmonis, dan bermartabat, khususnya di Kabupaten Tanah Bumbu," tutupnya.
