Syukuran panen padi yang digelar oleh Kelompok Tani Bumi Makmur ini sebagai wujud rasa syukur atas hasil panen padi varietas Siam Madu yang mencapai produktivitas 5,7 ton per hektare di lahan seluas 0,25 hektare.
Baca juga: Pemkot Banjarbaru tekankan penting wujudkan keluarga inklusif
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarbaru Abu Yazid Bustami di Banjarbaru, Jumat, mengharapkan agar pertanian dapat lebih dikembangkan secara terpadu.
“Mudah-mudahan ke depan dengan lahan terbatas ini bisa berkolaborasi. Selain tanam padi, sambil menunggu mengolah tanah atau menunggu panen seperti ini, kita bisa pelihara ternak, misalnya bebek atau lainnya,” katanya.
Abu Yazid juga mengatakan panen ini menjadi bukti ketangguhan petani memanfaatkan lahan terbatas secara optimal, sekaligus menunjukkan bahwa pertanian di kawasan perkotaan tetap dapat menjadi sumber kesejahteraan.
Lebih dari itu, ucapnya, hasil panen ini merupakan bagian nyata dari upaya mewujudkan visi dan misi Banjarbaru Elok, Maju, Adil, dan Sejahtera (EMAS) khususnya dalam menciptakan kesejahteraan yang merata bagi warga melalui ketahanan dan kemandirian pangan.
Baca juga: Bulog salurkan bantuan beras kepada ribuan warga Banjarbaru
Diketahui, kegiatan syukuran yang berlangsung di lahan sawah kelompok tani tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kota Banjarbaru Nurkhalis Anshari, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarbaru Abu Yazid Bustami, Kepala UPT BPP Banjarbaru Ichnaton Achmad Karyadi, para penyuluh pertanian, serta para petani dari Kelompok Tani Bumi Makmur.
Sementara itu, Anggota DPRD Kota Banjarbaru Nurkhalis Anshari mengapresiasi semangat para petani yang tetap produktif meskipun dihadapkan pada berbagai keterbatasan.
Dia mengatakan di tengah keterbatasan lahan, di tengah keterbatasan anggaran, bapak-bapak ibu-ibu semua Alhamdulillah bisa menikmati hasil dari jerih payah selama ini berupa panen.
"Kita memikirkan bagaimana anggaran APBD Kota Banjarbaru itu berpihak kepada masyarakat, ke depan kita sama-sama mendorong supaya anggaran pertanian ini bisa lebih berpihak kepada para petani,” ujarnya.
Baca juga: Pj Sekda Banjarbaru instruksikan camat dan lurah pantau LPG 3 kg
