Rantau (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Tapin Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) membentuk 135 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang menjadi program Presiden Prabowo Subianto.
Kepala Dinas Perindustrian Kabupaten Tapin Yustan Azidin di Rantau, Kabupaten Tapin, Senin, mengatakan ratusan Koperasi Merah Putih tersebut memiliki beragam usaha untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di pedesaan.
Baca juga: Tapin matangkan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih
“Sebagian besar bergerak pada bidang sembako, gas elpiji, dan simpan pinjam," ujar Yustan.
Yustan menyebutkan salah satu desa yang telah menyelesaikan tahapan pembentukan Koperasi Merah Putih di Desa Keramat, Kecamatan Tapin.
Kepala Desa Keramat sekaligus pengawas Koperasi Merah Putih Rusmani mengungkapkan legalitas badan hukum koperasi tersebut telah rampung, termasuk akta notaris.
Namun, ucap Rusmani, jenis usaha koperasi masih pada tahap pematangan.
“Masih kami bahas, karena ada beberapa sektor potensial seperti simpan pinjam, penjualan bahan pertanian, pangkalan gas elpiji, dan sembako,” tutur Rusmani.
Ia menyebutkan struktur kepengurusan telah terbentuk dan memberdayakan warga lokal yang sebelumnya belum pernah terlibat organisasi koperasi.
“Pengurus Koperasi Merah Putih dari wajah baru dan anggota pun warga Desa Keramat,” tutur Rusmani.
Baca juga: Tapin kebut pembentukan Koperasi Merah Putih pada akhir Juni
Rusmani mengaku belum mengetahui waktu koperasi mulai beroperasi penuh karena pihak desa masih menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah kecamatan maupun kabupaten.
“Untuk pelaksanaan teknis kami menunggu bimbingan dari atas,” ucap Rusmani.
Diketahui, Presiden Prabowo Subianto meluncurkan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Klaten, Jawa Tengah pada Senin ini.
Sementara itu, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Kalsel mencatat terdapat 2.013 koperasi desa dan kelurahan tersebar pada 1.871 desa dan 144 kelurahan se-Kalsel dari total 80.000 koperasi desa se-Indonesia.
Awalnya, jumlah Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kalsel sebanyak 2.015 unit, namun berkurang menjadi 2.013 unit karena adanya penggabungan tiga desa menjadi satu koperasi bersama.
Baca juga: Pemkab Tapin perkuat ekonomi desa melalui Koperasi Merah Putih
