Kepala KPw BI Kalsel, Fadjar Majardi menyampaikan kegiatan ini bagian dari upaya BI untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi wartawan, terutama menghadapi tantangan era digital dan perkembangan teknologi informasi di Kalsel.
Baca juga: BI Kalsel catat inflasi Maret 2025 sebesar 1,59 persen
“Ini memang kegiatan yang kami selenggarakan dalam rangka meningkatkan kapasitas teman-teman wartawan semua, minggu lalu sudah ada pembekalan mengenai penggunaan AI untuk jurnalistik, dan kali ini kita fokus pada public speaking,” ujar Fadjar di Banjarbaru, Rabu.
Ia menekankan pentingnya keterampilan berbicara di depan publik bagi para jurnalis pada era media sosial yang semakin terbuka.
Menurut Fadjar, wartawan saat ini tidak hanya dituntut untuk mampu menulis berita, tetapi juga harus bisa menyampaikan informasi secara verbal dengan cara yang efektif dan menarik.
“Kemampuan teman-teman tidak hanya dalam membuat berita atau menulis, tapi juga menyampaikan secara lisan dengan lebih baik, tidak hanya soal potongan berita, tapi bagaimana menyampaikan materi secara utuh, jelas, dan menarik di depan publik,” tambahnya.
Baca juga: BI Kalsel petakan cara kendalikan inflasi dari hulu ke hilir
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pers yang digagas BI Kalsel, menyusul perubahan lanskap media dan percepatan adopsi teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) atau Kecerdasan Buatan.
Melalui pelatihan ini, peserta tidak hanya mendapatkan materi teknis seputar public speaking, namun juga akan mengikuti uji sertifikasi resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi.
Fadjar berharap pelatihan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi para jurnalis saat menjalankan tugas sebagai penyampai informasi publik yang terpercaya dan profesional.
“Semoga kegiatan ini bermanfaat dan berhasil memberikan nilai tambah bagi teman-teman semua,” ujar dia.
Baca juga: BI Kalsel buka layanan tukar uang melalui SERAMBI 2025
