Banjarmasin (ANTARA) - Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Kalimantan Selatan memperkuat kerja sama dengan Brunei Darussalam–Indonesia–Malaysia–Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya.
Kepala Seksi Kerja Sama dan Kemitraan, Dinas Pariwisata Kalsel Abdul Karim Zaidan di Banjarmasin Rabu mengatakan, kerja sama BIMP-EAGA di bidang pariwisata menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi antarprovinsi dalam pengembangan potensi wisata kawasan timur Indonesia.
“Kerja sama ini difokuskan pada penguatan promosi bersama, pengembangan industri pariwisata, serta penyusunan paket wisata yang terintegrasi antar wilayah,” katanya di Banjarmasin, Rabu.
Ia menjelaskan, ruang lingkup kerja sama pariwisata yang dibahas meliputi pengembangan promosi pemasaran dan kegiatan bersama, pengembangan industri pariwisata dan penyusunan paket wisata, berkelanjutan serta pengembangan ekonomi kreatif.
Baca juga: Dispar Kalsel tingkatkan pengembangan destinasi wisata banua
Menurut Abdul Karim, salah satu fokus utama kerja sama ini adalah pengembangan Geopark di masing-masing daerah, yakni di Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, dan Papua Barat Daya.
“Pengembangan geopark menjadi prioritas karena memiliki nilai strategis dalam mendukung pariwisata berkelanjutan sekaligus pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat lokal,” tambahnya.
Melalui kerja sama BIMP-EAGA ini, Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan berharap terbangun kolaborasi yang lebih kuat antar wilayah, sehingga mampu meningkatkan daya saing destinasi pariwisata regional serta mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di masing-masing daerah.
