Gladi kotor merupakan salah satu agenda penting yang harus diikuti pasangan kepala daerah terpilih dari seluruh Indonesia usai menjalani proses registrasi dan pemeriksaan kesehatan.
Baca juga: Bupati-Wabup Banjar berterima kasih setelah resmi akhiri masa jabatan
"Alhamdulillah semua berjalan lancar dan hasil pemeriksaan kesehatan bagus sehingga kami berdua siap mengikuti pelantikan," ujar Saidi melalui keterangan tertulis Dinas Kominfo SP Banjar di Martapura, Selasa.
Menurut Saidi, pemeriksaan sesuai surat usulan pelantikan Kemendagri yang sebelumnya diusulkan pada rapat paripurna tentang pengusulan pelantikan bupati dan wakil bupati di kantor DPRD Banjar.
Saidi juga memastikan kesiapan fisik dan administrasi telah mereka jalani sebelum mengemban tanggung jawab kepemimpinan melanjutkan periode kedua memimpin Kabupaten Banjar lima tahun ke depan.
Baca juga: Bupati Banjar minta pimpinan SKPD dukung pencapaian visi misi kepala daerah
"Prosesnya cukup panjang, fisik dan mental kami sempat diuji. Namun Alhamdulillah akhirnya kami dapat mengemban amanat masyarakat Kabupaten Banjar kembali dan siap dilantik, Kamis lusa," ucapnya.
Diketahui, seluruh kepala daerah terpilih hasil pilkada serentak akan melaksanakan gladi bersih untuk memastikan seluruh persiapan akhir agar pelaksanaan tertib dan sesuai prosedur, Rabu (19/2/2025).
Sesuai formulir berita yang telah dikeluarkan Kemendagri Nomor 100.2.1.3/644/SJ, pelantikan kepala daerah terpilih serentak akan digelar di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (20/2/2025).
Baca juga: Bupati Saidi kukuhkan pengurus LPTQ Banjar periode 2023-2026