Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Warga masyarakat yang tinggal di sekitar daerah aliran sungai Riam Kiwa Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan mengharapkan Waduk Riam Kiwa segera terwujud.
"Warga yang tinggal di sekitar dan sepanjang daerah air sungai (DAS) Riam Kiwa tersebut mengemukakan harapan itu ketika saya reses di Kecamatan Astambul Kabupaten Banjar pekan lalu," ujar H Pribadi Heru Jaya di Banjarmasin, Senin.
Harapan segera terwujudnya Waduk Riam Kiwa, menurut wakil rakyat asal daerah pemilihan (dapil) Kalsel II/Kabupaten Banjar itu, cukup beralasan, karena untuk pengendalian banjir yang melanda kawasan DAS tersebut.
Pasalnya banjir yang hampir tiap tahun melanda kawasan DAS Riam Kiwa bukan saja berdampak terhadap persawahan atau tanaman padi, tetapi juga usaha lain sehingga cukup mengganggu perekonomian masyarakat setempat.
Kawasan DAS Riam Kiwa itu meliputi wilayah Kecamatan Sungai Pinang, Pengaron, Simpang Empat Pengaron, Matraman dan Kecamatan Astambul.
Ia menyatakan, selain turut mengharapkan, sebagai wakil rakyat sudah barang tentu akan memperjuangkan atau menyalurkan aspirasi masyarakat yang menginginkan segera terwujudnya Waduk Riam Kiwa.
"Memang pemerintah pusat sudah merencanakan membangun Waduk Riam Kiwa, bahkan masuk program strategis nasional (PSN) pada era pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi)," ujar wakil rakyat dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut.
Selain sebagai pengendali banjir, lanjut alumnus Fakultas Perikanan Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin itu, keberadaan Waduk Riam Kiwa untuk menunjang usaha pertanian secara lebih umum/luas lagi.
Oleh sebab itu, cukup beralasan pula pada era kepemimpinan nasional Presiden Jokowi mau menindaklanjuti/membangun Waduk Riam Kiwa yang pernah menjadi wacana masa pemerintahan sebelumnya, demikian Pribadi Heru.
Reses anggota DPRD Kalsel periode 2014 - 2019 guna menyerap aspirasi masyarakat/konstituen dari dapil masing-masing, 23 - 25 Februari 2017.
