Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Dewan Pimpinan Daerah partai Golkar Kalimantan Selatan terus melakukan konsolidasi, antara lain melalui Musyawarah Daerah (Musda) tingkat kabupaten dan kota se-provinsi tersebut.
Ketua Bidang Organisasi Keanggotaan dan Kaderisasi (OKK) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) partai Golkar Kalimantan Selatan (Kalsel) H Murhan Efendie BA mengemukakan itu menjawab wartawan di Banjarmasin, Jumat.
"Dengan konsolidasi yang terus menerus itu, kita berharap Partai Golkar tetap menjadi pemenang atau peraih suara terbanyak di Kalsel pada Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019," ujar mantan aktivis Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) tersebut.
Oleh sebab itu, sesuai program organisasi Partai Golkar, lanjutnya, Musda keluarga besar "beringin" tingkat kabupaten/kota di Kalsel sudah semua terlaksana hingga September 2016.
"Dari 13 DPD Partai Golkar se-Kalsel, baru Kabupaten Banjar yang sudah menggelar Musda, selebihnya pada Agustus dan September 2016," ujarnya didampingi Biro Masmed DPD Partai Golkar tingkat provinsi tersebut Syarif.
Sebagaiman jadwal yang masuk ke sekretarit DPD Partai Golkar
Kalsel, untuk pelaksanaan Musda Partai Golkar di Kabupaten Tablong 13 Agustus 2016, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) 17 Agustus 2016.
Kemudian Musda Partai Golkar di Kabupaten Tapin, dijadwalkan 20 Agustus 2016, dan Kabupaten Tanah Laut (Tala) 27 Agustus 2016, lanjut Murhan yang kini Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kalsel.
Khusus Musda Partai Golkar di "Bumi Tuntung Pandang" Tala, tutur mantan Ketua DPRD Kabupaten Tabalong, Kalsel itu, akan meniru perhelatan akbar/nasional partai politik (parpol) berlambang pohon beringin tersebut.
"Dalam forum Musda Partai Golkar di Bumi Tuntung Pandang itu akan ada debat atau adu visi misi kandidat/bakal calon (balon) Ketua DPD Partai Golkar setempat terlebih dahulu sebelum pemilihan," ujarnya.
Sedangkan Ketua DPD Partai Golkar Tala yang sekarang Drs Misri Syarkawi tidak ikut "bertarung" pada Musda nanti, karena sudah duduk di DPD Partai Golkar Kalsel serta kini anggota DPRD provinsi setempat, demikian Murhan Efendie.
Partai Golkar di Kalsel hingga Pemilu 2014 masih tetap sebagai pemenang atau meraih keanggotaan DPRD tingkat provinsi yang berjumlah 55 orang tersebut, yaitu 13, kemudian Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan delapan, dan Partai Persatuan Pembangunan tujuh orang.
Selain itu, dari Partai Kebangkitan Bangsa dan Partai Gerindra masing-masing enam orang, Partai Keadilan Sejahtera lima, Partai Demokrat empat, Partai NasDem tiga, Partai Hanura dua, dan Partai Amanat Nasional satu orang.
