• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News kalsel
Minggu, 4 Januari 2026
Antara News kalsel
Antara News kalsel
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Pariwisata & Lingkungan Hidup
    • Wonderful Indonesia Diving Directory jadi rujukan penyelam profesional

      Wonderful Indonesia Diving Directory jadi rujukan penyelam profesional

      Kamis, 18 Desember 2025 16:50

      Goa Batu Hapu dari perut Meratus jadi saksi warisan geologi

      Goa Batu Hapu dari perut Meratus jadi saksi warisan geologi

      Minggu, 14 Desember 2025 11:49

      Situs Geopark Meratus Goa Batu Hapu Tapin Kalsel

      Situs Geopark Meratus Goa Batu Hapu Tapin Kalsel

      Senin, 1 Desember 2025 15:03

      Pemprov Kalsel terapkan program tanam RBE seluas 100 hektare di Cempaka

      Pemprov Kalsel terapkan program tanam RBE seluas 100 hektare di Cempaka

      Kamis, 27 November 2025 20:20

      Dispar Kalsel tingkatkan pengembangan destinasi wisata banua

      Dispar Kalsel tingkatkan pengembangan destinasi wisata banua

      Senin, 24 November 2025 17:24

  • Nasional
    • Harga emas Antam hari ini stabil Rp2,488 juta/gram

      Harga emas Antam hari ini stabil Rp2,488 juta/gram

      Minggu, 4 Januari 2026 14:24

      Gempa dangkal guncang Bener Meriah Aceh Ahad pagi

      Gempa dangkal guncang Bener Meriah Aceh Ahad pagi

      Minggu, 4 Januari 2026 13:41

      Tim SAR temukan pelatih Valencia yang tenggelam di Labuan Bajo

      Tim SAR temukan pelatih Valencia yang tenggelam di Labuan Bajo

      Minggu, 4 Januari 2026 13:23

      Emas Antam Sabtu melorot ke harga Rp2,488 juta/gram

      Emas Antam Sabtu melorot ke harga Rp2,488 juta/gram

      Sabtu, 3 Januari 2026 16:42

      Gunung Semeru erupsi terus menerus sampai Jumat malam

      Gunung Semeru erupsi terus menerus sampai Jumat malam

      Jumat, 2 Januari 2026 22:23

  • Seputar Kalsel
    • Pemprov Kalsel
    • Kotabaru
    • DPRD Kotabaru
    • Tanah Bumbu
    • Hulu Sungai Utara
    • Hulu Sungai Selatan
    • Hulu Sungai Tengah
    • Balangan
    • Tanah Laut
    • Yayasan Amanah Bangun Negeri
    • Banjarbaru
    • DPRD Kalsel
    • Tapin
    • Barito Kuala
    • DPRD Balangan
    • Banjar
    • Banjarmasin
    • Tabalong
    • Umum
    • Olahraga
      • Inilah agenda timnas bersama pelatih baru John Herdman

        Inilah agenda timnas bersama pelatih baru John Herdman

        Minggu, 4 Januari 2026 0:17

        Super League -  Gol tunggal Persebaya kalahkan Madura United

        Super League - Gol tunggal Persebaya kalahkan Madura United

        Sabtu, 3 Januari 2026 23:40

        Super League - Borneo FC kembali ke puncak, usai kalahkan PSM 2-1

        Super League - Borneo FC kembali ke puncak, usai kalahkan PSM 2-1

        Sabtu, 3 Januari 2026 23:15

        Super League - Persija naik peringkat kedua usai tekuk Persijap 2-0

        Super League - Persija naik peringkat kedua usai tekuk Persijap 2-0

        Sabtu, 3 Januari 2026 22:55

        Presiden hadirkan tontonan Piala Dunia 2026 untuk masyarakat Indonesia

        Presiden hadirkan tontonan Piala Dunia 2026 untuk masyarakat Indonesia

        Rabu, 31 Desember 2025 16:09

    • Pendidikan
        • Berita ULM
        • POLIBAN BANJARMASIN
        Rektor ULM apresiasi Polda Kalsel ungkap cepat pembunuh mahasiswi

        Rektor ULM apresiasi Polda Kalsel ungkap cepat pembunuh mahasiswi

        Sabtu, 27 Desember 2025 9:53

        ULM kirim tim bantuan kemanusiaan ke Aceh

        ULM kirim tim bantuan kemanusiaan ke Aceh

        Selasa, 23 Desember 2025 22:33

        ULM kukuhkan 712 lulusan di penutup tahun 2025

        ULM kukuhkan 712 lulusan di penutup tahun 2025

        Selasa, 23 Desember 2025 22:29

        Staf Ahli Sekjen Kemdiktisaintek: ULM punya peran strategis bangun SDM di Kalsel

        Staf Ahli Sekjen Kemdiktisaintek: ULM punya peran strategis bangun SDM di Kalsel

        Selasa, 23 Desember 2025 22:18

        Poliban-PLN berkomitmen lanjutkan program konversi motor listrik

        Poliban-PLN berkomitmen lanjutkan program konversi motor listrik

        Selasa, 23 Desember 2025 19:48

        Poliban raih lima penghargaan pada Anugerah Diktisaintek 2025

        Poliban raih lima penghargaan pada Anugerah Diktisaintek 2025

        Jumat, 19 Desember 2025 23:20

        Poliban bekali guru dan siswa SMK teknik konversi kendaraan listrik

        Poliban bekali guru dan siswa SMK teknik konversi kendaraan listrik

        Senin, 15 Desember 2025 19:55

        Poliban mantapkan penerapan program rekognisi pembelajaran lampau

        Poliban mantapkan penerapan program rekognisi pembelajaran lampau

        Sabtu, 13 Desember 2025 20:04

    • English News
      • Indonesia prepares livestock recovery after Sumatra disasters

        Indonesia prepares livestock recovery after Sumatra disasters

        Minggu, 4 Januari 2026 0:34

        Banjar Regent delivers flood relief to residents' homes in Keraton area

        Banjar Regent delivers flood relief to residents' homes in Keraton area

        Sabtu, 3 Januari 2026 3:01

        Banjarmasin improving Basirih landfill to integrated system

        Banjarmasin improving Basirih landfill to integrated system

        Sabtu, 3 Januari 2026 2:46

        Sumatra flood victims receive daily food aid for 3 months: minister

        Sumatra flood victims receive daily food aid for 3 months: minister

        Kamis, 1 Januari 2026 0:20

        Indonesia speeds up temporary housing for Sumatra disaster victims

        Indonesia speeds up temporary housing for Sumatra disaster victims

        Kamis, 1 Januari 2026 0:08

    • Infografik
    • Foto
      • PLN pulihkan sistem kelistrikan di Aceh

        PLN pulihkan sistem kelistrikan di Aceh

        Minggu, 21 Desember 2025 21:36

        Legislator hadiri Balangan Colour Fest 2025

        Legislator hadiri Balangan Colour Fest 2025

        Sabtu, 13 Desember 2025 20:50

        Tim Sekretariat DPRD Banjarbaru monitoring reses anggota dewan

        Tim Sekretariat DPRD Banjarbaru monitoring reses anggota dewan

        Senin, 8 Desember 2025 20:47

        PLN UID Kalselteng berangkatkan tim relawan kelistrikan ke Aceh

        PLN UID Kalselteng berangkatkan tim relawan kelistrikan ke Aceh

        Senin, 8 Desember 2025 15:44

        Wakil DPRD Tanah Bumbu komitmen perjuangkan aspirasi warga Batuah

        Wakil DPRD Tanah Bumbu komitmen perjuangkan aspirasi warga Batuah

        Minggu, 7 Desember 2025 11:26

    • Video
      • Wali Kota Yamin terjang banjir bagikan sembako untuk warga Banjarmasin

        Wali Kota Yamin terjang banjir bagikan sembako untuk warga Banjarmasin

        Sabtu, 3 Januari 2026 21:39

        Banjarmasin siap gunakan metode sanitary landfill di TPA Basirih

        Banjarmasin siap gunakan metode sanitary landfill di TPA Basirih

        Sabtu, 3 Januari 2026 1:33

        Menteri LH Hanif tinjau titik banjir di Kabupaten Banjar

        Menteri LH Hanif tinjau titik banjir di Kabupaten Banjar

        Selasa, 30 Desember 2025 19:59

        Produksi padi Kalsel 2025 1,17 juta ton, lampaui target nasional

        Produksi padi Kalsel 2025 1,17 juta ton, lampaui target nasional

        Senin, 29 Desember 2025 20:13

        Antusias Haul Guru Sekumpul, ribuan jemaah padati jalanan Banjarmasin

        Antusias Haul Guru Sekumpul, ribuan jemaah padati jalanan Banjarmasin

        Minggu, 28 Desember 2025 19:24

    Khazanah wadai ceper Banjar Ramadhan dari dapur Bu Hj Atus

    Jumat, 30 April 2021 8:46 WIB

    Khazanah wadai ceper Banjar Ramadhan dari dapur Bu Hj Atus

    Wadai ceper buatan Bu Hj Atus Banjarmasin.(Antaranews Kalsel/istimewa)

    Banjarmasin (ANTARA) - Di bulan Ramadhan ini, beraneka kue berbuka puasa tersaji menggugah selera, utamanya kue-kue khas Banjar seperti diantaranya amparan tatak, sari muka, kararaban dan putri selat.

    Warna warni kue-kue tersebut disebutkan wadai ceper Banjar, hanya banyak muncul saat bulan Ramadhan yang dijual secara umum di mana-mana di daerah provinsi Kalimantan Selatan ini.

    Salah satu khazanah kuliner khas Banjar tersebut digeluti pembuatannya oleh Hj Halimatus Sa'diah atau lebih dikenal Bu Hj Atus yang beralamat di Jalan Cemara 3 nomor 1 Perumnas Kayu Tangi, Banjarmasin Utara, Kalsel.

    Sejak pukul 04.00 WITA, Bu Hj Atus sudah mulai beraktivitas menyiapkan berbagai macam bahan untuk adonan membuat kue khas Banjar yang biasa disajikan sebagai menu berbuka puasa tersebut didapurnya.

    Di pagi buta sekalian menyiapkan makanan untuk sahur bagi keluarganya, Bu Hj Atus nampak tetap cekatan menyiapkan bahan-bahan yang tidak sedikit untuk membuat kue yang akan didagangkannya besok siang hingga sore bagi pemburu menu berbuka puasa.

    Kue yang akan dibuatnya bermacam-macam, khususnya kue khas Banjar yang lebih dikenal wadai ceper tersebut. Wadai dalam bahasa Banjar artinya kue, sedang ceper adalah tempat kue itu dibuat, ada yang bentuk bundar dan segi empat, terbuat dari lempengan besi tipis atau dari seng putih.

    Ukurannya ceper untuk wadah kue itu beragam, berdeameter sekitar 50 centimeter dan ada yang lebih kecil lagi.

    Bu Hj Atus yang sudah menyiapkan adonan pun mulai menyalakan kompor-kompor gas di dapurnya, terlihat sekitar 15 kompor gas yang diatasnya sudah siap wajan-wajan cukup besar.

    Air di masukkan ke dalam wajan, sembari menunggu air dalam wajan itu mendidih, adonan kue pun mulai dimasukkan ke dalam ceper.

    Setelah air mulai mendidih di dalam wajan, Bu Hj Atus pun mulai memasukkan satu persatu ceper yang sudah berisi adonan tersebut ke dalam wajan, ada tumpuan di dalam wajan itu, sehingga ceper tidak tenggelam ke air mendidih.

    "Masaknya dengan cara dikukus," ujarnya.

    Ceper yang ada di dalam wajan itu diberi tutup, sehingga panas bisa terkonsentrasi untuk memasakkan adonan kue.

    Bu Hj Atus terlihat sudah sangat piawai dan tertata dalam proses pembuatannya.

    "Sejak 1985 saya menggeluti pembuatan wadai ini," ujarnya.

    Menurut dia, keahlian membuat wadai atau kue khas Banjar ini diwarisinya dari ibunya.

    Adapun kue yang dibuatnya setiap hari itu adalah amparan tatak pisang, sari muka lakatan, sari muka hijau, sari pengantin, putri selat, lapis india, lapis hula hula, pisang sagu, kararaban dan nangka susun, kue lam. Demikian juga wadai bingka.

    Untuk membuat kue-kue itu, Bu Hj Atus dibantu karyawan sebanyak enam orang, karena produksinya cukup banyak.

    "Kalau di bulan Ramadhan bisa sampai sebanyak 30 ceper per harinya," ujar Bu Hj Atus.

    Wadai ceper buatan Bu Hj Atus Banjarmasin.(Antaranews Kalsel/istimewa)

    Jaga citra rasa

    Agar citra rasa kue buatannya berkualitas, Bu Hj Atus tidak sembarang dalam memilih bahan, dibantu sang suami H Akhmad Arifin, bahan-bahan dengan kualitas tinggi pun dipilih.

    Menurut H Arifin, dalam pembuatan wadai ceper ini yang menjadi bahan cukup dominan adalah gula merah, telur, tepung dan santan.

    Untuk gula merah sendiri, dirinya harus mencari yang dinilainya terbaik, hingga harus memesan langsung di kampung halamannya di Birayang, Hulu Sungai Tengah (HST).

    "Kita pesan sekitar satu bulan sebelum Ramadhan, sebab sebanyak 250 kilogram untuk kebutuhan produksi di bulan Ramadhan ini," ujarnya.

    Sementara itu, untuk sari santannya dibutuhkan sekitar 50 kilogram per harinya, itu juga dicari kelapa yang baik.

    Sedangkan untuk telur dalam produknya adalah telur bebek tambak, di mana ini dipesannya dari daerah Aluh-Aluh di Kabupaten Banjar.

    "Bisa sampai 500 biji perharinya untuk telur ini dibutuhkan," tutur Arifin.

    Pembuatan kuenya juga hanya menggunakan tepung beras, di mana setiap harinya bisa mencapai 30 kilogram.

    Proses pembuatan

    Proses pembuatan wadai ceper khas Banjar ini ternyata tidak bisa sembarang, harus dengan hati yang tulus tidak ada gangguan.

    "Kalau hati lagi terganggu, misalnya lagi marah, kesal atau sedih, baiknya jangan melaksanakan proses pembuatan, percaya atau tidak, wadai yang dihasilkan jadi kurang baik," ujar Bu Hj Atus.

    Karenanya, proses pembuatan wadai ini harus dengan konsentrasi tinggi, ketelitian dalam setiap tahapan, karena harus sabar dilakukan, tidak bisa tergesa-gesa.

    Ada hal yang biasa juga dilakukannya dalam proses pembuatan wadai yang memasaknya bisa memakan waktu 2 jam tersebut, yakni, mengajaknya berbicara.

    "Jadi harus dipanderi (ajak bicara) saat memasak itu, seperti wadai cepatlah masak, bagus-bagus lah," tutur Bu Hj Atus.

    Cara ini, ucapnya, sudah diwariskan dalam dirinya mempelajari membuat wadai itu, seperti membaca bismillah, sholawat dalam bagian tata cara proses saat membuat dan memasaknya.

    Jika sudah masak, wadai akan dilakukan pendingin hingga beberapa jam dibantu kipas angin.

    Wadai ceper buatan Bu Hj Atus Banjarmasin.(Antaranews Kalsel/istimewa)

    Strategi pemasaran

    Pemasaran wadai ceper harus habis sehari, sebab hanya bisa bertahan sehari saja, cepat kadaluarsa.

    Karenanya, kata H Arifin, perhitungan membuat wadai ceper ini harus cermat, sebab tidak bisa bertahan lama atau lebih satu hari. Demikian juga harga harus terjangkau.

    "Apalagi saat pandemi COVID-19 ini, di mana ekonomi masyarakat sedang sulit, hingga daya beli turun drastis," ujarnya.

    "jadi strateginya jika masih tanggal muda, bisalah produksi diperbanyak, kalau sudah tanggal tua, ya disesuaikan," ujarnya.

    Pihaknya dalam pemasaran ini juga memperbanyak relasi, selain memiliki stan untuk penjualan di bulan suci Ramadhan ini.

    Bahkan, ujar H Arifin, pelanggannya ada yang dari luar kota hingga Jakarta dan kota di luar Kalimantan lainnya.

    "Sampai ke Malaysia juga, biasa kan ada yang mau pulang, ingin bawa wadai khas Banjar, pesan sesaat sebelum pesawatnya berangkat," tuturnya.

    Pembuatan wadai khas Banjar ini tidak hanya di bulan Ramadhan, sebab di hari biasa banyak acara-acara yang memesan produknya.

    "Acara rapat kantor dan sebagainya, biasa banyak memesan, kita buatkan," tuturnya.

    Dia mengaku, dalam menggeluti usaha kuliner ini, hampir tidak ada kendala yang berat, istilah jatuh bangun.

    "Jadi datar-datar saja usaha yang kami geluti hingga puluhan tahun ini," ujarnya.

    Wadai ceper buatan Bu Hj Atus Banjarmasin.(Antaranews Kalsel/istimewa)

    Pewarta: Sukarli
    Editor : Ulul Maskuriah
    COPYRIGHT © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.



    • Whatsapp
    • facebook
    • twitter
    • email
    • pinterest

    Berita Terkait

    Pais Sagu kuliner daerah yang mulai sulit ditemukan

    Pais Sagu kuliner daerah yang mulai sulit ditemukan

    25 Februari 2022 10:36

    Kue Bingka Khas Banjar

    Kue Bingka Khas Banjar

    17 April 2021 11:52

    Pasar Ramadhan Banjarmasin tampilkan 41 kue khas lokal

    Pasar Ramadhan Banjarmasin tampilkan 41 kue khas lokal

    7 Mei 2019 07:31

    Puncak Harjad Banjarmasin, dari kuliner daerah hingga 5.000 mangkok mie ayam

    Puncak Harjad Banjarmasin, dari kuliner daerah hingga 5.000 mangkok mie ayam

    24 September 2018 20:53

    Wali Kota Banjarmasin: Nasi Astakona go nasional

    Wali Kota Banjarmasin: Nasi Astakona go nasional

    13 Agustus 2018 13:01

    Ramadan Cake Fair Banjarbaru

    Ramadan Cake Fair Banjarbaru

    21 Mei 2018 08:34

    Suasana Kampung Banjar Sungai Jingah

    Suasana Kampung Banjar Sungai Jingah

    9 April 2018 12:52

    Sultan Khairul Suguhkan Beragam Kuliner Khas Banjar

    Sultan Khairul Suguhkan Beragam Kuliner Khas Banjar

    2 November 2014 18:28

    Terpopuler

    BMKG: Aceh diguncang 11 kali gempa hingga siang tadi

    BMKG: Aceh diguncang 11 kali gempa hingga siang tadi

    Bripda MS terbelenggu tiga wanita sebelum membunuh mahasiswi ULM

    Bripda MS terbelenggu tiga wanita sebelum membunuh mahasiswi ULM

    5 juta jamaah diperkirakan hadiri momen 5 Rajab Sekumpul Martapura

    5 juta jamaah diperkirakan hadiri momen 5 Rajab Sekumpul Martapura

    Emas Antam hari ini stabil di harga Rp2,501 juta per gram

    Emas Antam hari ini stabil di harga Rp2,501 juta per gram

    Harga emas Antam hari ini stabil Rp2,488 juta/gram

    Harga emas Antam hari ini stabil Rp2,488 juta/gram

    Top News

    • Tersangka korupsi Perumda Tabalong Jaya dan BRI  Tanjung berstatus DPO

      Tersangka korupsi Perumda Tabalong Jaya dan BRI Tanjung berstatus DPO

      31 Desember 2025 18:20

    • Hari keempat banjir bandang di Balangan, 13.583 jiwa terdampak

      Hari keempat banjir bandang di Balangan, 13.583 jiwa terdampak

      31 Desember 2025 12:44

    • Polsek Banjarmasin Timur gagalkan peredaran 1,4 kg sabu

      Polsek Banjarmasin Timur gagalkan peredaran 1,4 kg sabu

      31 Desember 2025 09:27

    • Bunuh mahasiswi ULM, Bripda MS sempat borgol tangan korban

      Bunuh mahasiswi ULM, Bripda MS sempat borgol tangan korban

      29 Desember 2025 23:30

    • Bunuh mahasiswi ULM, Bripda MS dipecat sebagai anggota Polri

      Bunuh mahasiswi ULM, Bripda MS dipecat sebagai anggota Polri

      29 Desember 2025 19:36

    Antara News kalsel
    kalsel.antaranews.com
    Copyright © 2026
    • Top News
    • Terkini
    • RSS
    • Twitter
    • Facebook
    • Seputar Kalsel
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • English News
    • Ketentuan Penggunaan
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kebijakan Privasi
    • BrandA
    • ANTARA Foto
    • Korporat
    • PPID
    • www.antaranews.com
    • Antara Foto
    • IMQ
    • Asianet
    • OANA