"Kami perlu mengecek perkembangan pekerjaan atas pelaksanaan pembangunan jalan tersebut," ujar Ketua Komisi III DPRD Kalsel H Sahrujani di Banjarmasin, sebelum melakukan peninjauan, Selasa.
"Selain mengecek jalan provinsi, juga memantau jalan nasional/jalan negara. Kendati jalan nasional tersebut bukan kompetisi Komisi III DPRD Kalsel, tetapi tidak salahnya kita melakukan pemantauan," ujarnya.
Pengelolaan jalan nasional bukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) provinsi setempat, tetapi berada di bawah Balai Jalan Nasional Kalsel yang juga merupakan hubungan kerja dengan Komisi III DPRD Kalsel.
Oleh karena itu, dari hasil pemantauan tersebut bisa pula menjadi masukkan bagi Balai Jalan Nasional Kalsel dalam pengelolaan jalan-jalan negara di Kalsel yang terdiri atas 13 kabupaten/kota berhubungan dengan Kalimantan Timur (Kaltim) serta Kalimantan Tengah (Kalteng).
Pada kesempatan Kunker dalam daerah kali ini, Komisi III DPRD Kalsel terbagi dua kelompok, yaitu ke wilayah Utara melakukan monitoring dan evaluasi terhadap perbaikan jalan di Kecamatan Muara Uya, Kabupaten Tabalong proyek Tahun Anggaran 2021.
Kelompok kedua melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan pembangunan jalan di Kabupaten Barito Kuala (Batola) dan Kabupaten Tanah Laut (Tala), juga proyek Tahun Anggaran 2021, ujar mantan Ketua DPRD Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalsel tersebut.
Menurut politikus senior Partai Golkar tersebut, pengecekan kondisi jalan-jalan di Kalsel perlu, baik jalan provinsi maupun jalan nasional, mengingat provinsinya akan menjadi gerbang Ibu Kota Negara (IKN) yang nanti berkedudukan di Kaltim.
"Sebagai gerbang IKN, keadaan infrastruktur di provinsi kita hendaknya bisa lebih baik lagi, seperti yang berbatasan dengan Kaltim," lanjut wakil rakyat asal daerah pemilihan Kalsel V/Kabupaten HSU, Balangan dan Kabupaten Tabalong itu.
Sedangkan pada kesempatan Kunker dalam daerah sebelumnya, Komisi III DPRD Kalsel melakukan monitoring dan evaluasi terhadap hasil pelaksanaan pembangunan jalan proyek Tahun 2020, demikian Sahrujani.
Pewarta: Syamsuddin HasanEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026