• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News kalsel
Jumat, 23 Januari 2026
Antara News kalsel
Antara News kalsel
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Pariwisata & Lingkungan Hidup
    • ULM dan Kemenhut bahas upaya rehabilitasi kawasan mangrove Tanbu

      ULM dan Kemenhut bahas upaya rehabilitasi kawasan mangrove Tanbu

      Kamis, 15 Januari 2026 22:41

      Wonderful Indonesia Diving Directory jadi rujukan penyelam profesional

      Wonderful Indonesia Diving Directory jadi rujukan penyelam profesional

      Kamis, 18 Desember 2025 16:50

      Goa Batu Hapu dari perut Meratus jadi saksi warisan geologi

      Goa Batu Hapu dari perut Meratus jadi saksi warisan geologi

      Minggu, 14 Desember 2025 11:49

      Situs Geopark Meratus Goa Batu Hapu Tapin Kalsel

      Situs Geopark Meratus Goa Batu Hapu Tapin Kalsel

      Senin, 1 Desember 2025 15:03

      Pemprov Kalsel terapkan program tanam RBE seluas 100 hektare di Cempaka

      Pemprov Kalsel terapkan program tanam RBE seluas 100 hektare di Cempaka

      Kamis, 27 November 2025 20:20

  • Nasional
    • Mendagri: Sudah banyak perubahan baik pascabencana di Aceh

      Mendagri: Sudah banyak perubahan baik pascabencana di Aceh

      Jumat, 23 Januari 2026 13:50

      Emas Antam melambung tinggi Rp90.000 jadi Rp2,88 juta per gram

      Emas Antam melambung tinggi Rp90.000 jadi Rp2,88 juta per gram

      Jumat, 23 Januari 2026 13:13

      Kurs rupiah hari ini naik ke Rp16.847 per dolar AS

      Kurs rupiah hari ini naik ke Rp16.847 per dolar AS

      Jumat, 23 Januari 2026 13:01

      Prabowo tegaskan stabilitas ekonomi RI di World Economic Forum 2026

      Prabowo tegaskan stabilitas ekonomi RI di World Economic Forum 2026

      Jumat, 23 Januari 2026 0:07

      SAR gabungan temukan lagi dua jenazah korban pesawat ATR

      SAR gabungan temukan lagi dua jenazah korban pesawat ATR

      Kamis, 22 Januari 2026 16:12

  • Seputar Kalsel
    • Pemprov Kalsel
    • Kotabaru
    • DPRD Kotabaru
    • Tanah Bumbu
    • Hulu Sungai Utara
    • Hulu Sungai Selatan
    • Hulu Sungai Tengah
    • Balangan
    • Tanah Laut
    • Yayasan Amanah Bangun Negeri
    • Banjarbaru
    • DPRD Kalsel
    • Tapin
    • Barito Kuala
    • DPRD Balangan
    • Banjar
    • Banjarmasin
    • Tabalong
    • Umum
    • Olahraga
      • APG 2025 - Yayang Gunaya rebut emas, tuntaskan janji ke istri

        APG 2025 - Yayang Gunaya rebut emas, tuntaskan janji ke istri

        Jumat, 23 Januari 2026 14:02

        APG 2025 - Round up: Indonesia panen 27 emas, amankan posisi kedua

        APG 2025 - Round up: Indonesia panen 27 emas, amankan posisi kedua

        Jumat, 23 Januari 2026 13:34

        APG 2025 - Handayani rebut emas pertama boccia

        APG 2025 - Handayani rebut emas pertama boccia

        Jumat, 23 Januari 2026 12:46

        APG 2025 - Meski cedera, Nur Ferry sabet emas kedua

        APG 2025 - Meski cedera, Nur Ferry sabet emas kedua

        Jumat, 23 Januari 2026 0:33

        APG 2025 - Indonesia tambah dua emas dari para balap sepeda

        APG 2025 - Indonesia tambah dua emas dari para balap sepeda

        Kamis, 22 Januari 2026 23:43

    • Pendidikan
        • Berita ULM
        • POLIBAN BANJARMASIN
        ULM terjunkan dua dokter bantu layanan kesehatan di banjir Martapura

        ULM terjunkan dua dokter bantu layanan kesehatan di banjir Martapura

        Kamis, 22 Januari 2026 9:18

        228 mahasiswa Fakultas Kehutanan ULM sukses praktik di PeFI Madiun

        228 mahasiswa Fakultas Kehutanan ULM sukses praktik di PeFI Madiun

        Selasa, 20 Januari 2026 20:19

        Semangat kebersamaan di IKA MM ULM Fun Run 2026

        Semangat kebersamaan di IKA MM ULM Fun Run 2026

        Selasa, 20 Januari 2026 15:03

        ULM buka akses ScienceDirect optimalkan pemanfaatan jurnal internasional

        ULM buka akses ScienceDirect optimalkan pemanfaatan jurnal internasional

        Jumat, 16 Januari 2026 16:49

        Poliban-PLN berkomitmen lanjutkan program konversi motor listrik

        Poliban-PLN berkomitmen lanjutkan program konversi motor listrik

        Selasa, 23 Desember 2025 19:48

        Poliban raih lima penghargaan pada Anugerah Diktisaintek 2025

        Poliban raih lima penghargaan pada Anugerah Diktisaintek 2025

        Jumat, 19 Desember 2025 23:20

        Poliban bekali guru dan siswa SMK teknik konversi kendaraan listrik

        Poliban bekali guru dan siswa SMK teknik konversi kendaraan listrik

        Senin, 15 Desember 2025 19:55

        Poliban mantapkan penerapan program rekognisi pembelajaran lampau

        Poliban mantapkan penerapan program rekognisi pembelajaran lampau

        Sabtu, 13 Desember 2025 20:04

    • English News
      • Six victims of ATR 42-500 crash still being evacuated

        Six victims of ATR 42-500 crash still being evacuated

        Jumat, 23 Januari 2026 1:16

        Prabowo joins launch of Gaza Board of Peace at WEF 2026 in Davos

        Prabowo joins launch of Gaza Board of Peace at WEF 2026 in Davos

        Jumat, 23 Januari 2026 0:58

        Kotabaru Regent inspects progress of 884th Infantry Battalion Saijaan

        Kotabaru Regent inspects progress of 884th Infantry Battalion Saijaan

        Kamis, 22 Januari 2026 0:53

        Kotabaru govt holds 2026 National Awareness roll call

        Kotabaru govt holds 2026 National Awareness roll call

        Rabu, 21 Januari 2026 1:31

        Rescuers recover second body at ATR 42-500 crash site in S Sulawesi

        Rescuers recover second body at ATR 42-500 crash site in S Sulawesi

        Rabu, 21 Januari 2026 0:14

    • Infografik
    • Foto
      • DPRD Tanah Bumbu usulkan fasilitas keselamatan jalan ke Kemenhub RI

        DPRD Tanah Bumbu usulkan fasilitas keselamatan jalan ke Kemenhub RI

        Kamis, 22 Januari 2026 20:45

        Sekretaris DPRD pimpin apel pagi rutin

        Sekretaris DPRD pimpin apel pagi rutin

        Selasa, 13 Januari 2026 21:42

        Sekretaris DPRD Banjarbaru pimpin apel perdana pegawai sekretariat

        Sekretaris DPRD Banjarbaru pimpin apel perdana pegawai sekretariat

        Rabu, 7 Januari 2026 22:25

        PLN UID Kalselteng sukses kawal listrik Momen 5 Rajab di Sekumpul

        PLN UID Kalselteng sukses kawal listrik Momen 5 Rajab di Sekumpul

        Rabu, 7 Januari 2026 9:27

        PLN pulihkan sistem kelistrikan di Aceh

        PLN pulihkan sistem kelistrikan di Aceh

        Minggu, 21 Desember 2025 21:36

    • Video
      • Perangi illegal fishing, Kalsel libatkan warga jadi pengawas laut

        Perangi illegal fishing, Kalsel libatkan warga jadi pengawas laut

        Kamis, 22 Januari 2026 19:44

        Kalsel tambah 2 klaster integrasi sawit-sapi menuju swasembada daging

        Kalsel tambah 2 klaster integrasi sawit-sapi menuju swasembada daging

        Rabu, 21 Januari 2026 22:55

        Mitigasi banjir, Sungai Peradaban dibersihkan bersama warga

        Mitigasi banjir, Sungai Peradaban dibersihkan bersama warga

        Selasa, 20 Januari 2026 17:15

        Mitigasi banjir, normalisasi sungai di Banjarmasin libatkan warga

        Mitigasi banjir, normalisasi sungai di Banjarmasin libatkan warga

        Sabtu, 17 Januari 2026 22:51

        Presiden Prabowo resmikan 166 Sekolah Rakyat di Indonesia

        Presiden Prabowo resmikan 166 Sekolah Rakyat di Indonesia

        Senin, 12 Januari 2026 23:13

    Hati lapang Kartini saat kalah dalam berperang.

    Minggu, 21 April 2019 12:29 WIB

    Hati lapang Kartini saat kalah dalam berperang.

    Kekalahan Kartini layak menjadi sumber inspirasi tentang betapa berlapang hati adalah jalan terbaik bagi semua. (Istimewa)

    Jakarta (ANTARA) - “Pergilah, laksanakan cita-citamu. Bekerjalah untuk hari depan. Bekerjalah untuk kebahagiaan beribu-ribu orang yang tertindas. Di bawah hukum yang tidak adil dan paham-paham palsu tentang mana yang baik dan mana yang jahat. Pergi! Pergilah! Berjuang dan menderitalah, tetapi bekerja untuk kepentingan yang abadi”.

    Lebih dari 118 tahun silam, tepatnya pada 4 September 1901, Kartini menitikkan air mata ketika menulis penggalan kalimat itu di atas meja tulisnya yang terasa makin rapuh dari hari ke hari.

    Perjuangannya untuk berperang melawan sistem dan adat yang tak menguntungkan perempuan seperti menemui titik terendahnya.

    Sebagaimana saudara perempuannya yang lain, Kartini pun tak kuasa menolak adat lama yang seakan mengebiri asanya untuk mengejar impian, ketika ia pun akan dinikahkan dengan laki-laki bangsawan pilihan orang tuanya. Sekaligus dipoligami.

    Hatinya menolak meronta dan menyangkal keadaan bahwa raganya sebentar lagi menyerah, kalah dalam sebuah perang besar yang semula ia yakini bisa ia menangkan.

    Belum juga genap sebulan sebelumnya, ia menuliskan sebuah surat kepada sahabat penanya Ny Van Kool di Belanda, tentang betapa luar biasanya jika kaum perempuan Jawa mendapatkan kesempatan untuk mengeyam pendidikan.



    “Alangkah besar bedanya bagi masyarakat Indonesia bila kaum perempuan dididik baik-baik. Dan untuk keperluan perempuan itu sendiri, berharaplah kami dengan harapan yang sangat supaya disediakan pelajaran dan pendidikan, karena inilah yang akan membawa bahagia baginya,” demikian penggalan surat Kartini yang tak pernah usang.

    Namun toh Kartini tak memiliki kekuatan yang cukup besar untuk mengimbangi besarnya belenggu yang menjerat perempuan pada zamannya ketika itu.

    Meskipun politik etis sedang diterapkan di Tanah Jawa sekalipun, tetapi nasib perempuan tak beranjak membaik.

    Peserta Kartini Ride berfoto bersama di Taman Cikapayang, Jalan Ir Djuanda, Kota Bandung, Minggu (21/4/2019). (Bagus Ahmad Rizaldi)



    Hanya selang dua tahun, tepat ketika usianya menginjak 24 tahun, Kartini dipaksa menyerah dan dinikahkan dengan Bupati Rembang bernama Adipati Djojoadiningrat.

    Pada masa itu, usia 24 tahun dianggap perawan tua jika tidak segera menikah. Dan atas nama kecintaan dan baktinya pada sang ayah, Kartini menerima pernikahan tersebut. Kartini menyerah pada adat lama sekaligus tenggelam dalam angannya untuk berjuang menentang poligami.

    Pada titik ini Kartini, merasa dirinya kalah dalam berperang.

    Hati lapang
    Kartini senantiasa hidup dalam kontroversi bahkan hingga kini, lebih dari 100 tahun setelah kematiannya.

    Ia kerap kali dianggap tak cukup pantas dijadikan acuan bagi sebuah perjuangan terlebih emansipasi perempuan. Kartini yang bahkan berjuang untuk dirinya saja tak sanggup tapi kemudian menjadi referensi yang namanya begitu lekat dengan sebuah kata emansipasi.

    Novelis Suryatini N Ganie dalam novelnya yang berjudul Fatamorgana di Segitiga Emas sempat mempertanyakan mengapa tentang Kartini lagi, poligami saja tidak bisa ia tuntaskan, apalagi emansipasi.

    Sejatinya pandangan serupa sempat diutarakan mantan Ibu Negara Sinta Nuriyah Wahid yang berpendapat masih banyak tokoh perempuan lain yang perjuangannya setara Kartini tidak terpublikasikan.

    Bahkan Sinta sempat mengusulkan untuk mengubah Hari Kartini menjadi Hari Perempuan. Perjuangan Kartini memang penuh kontroversi sejak dahulu hingga kini.

    Emansipasi yang diperjuangkan perempuan Jawa itu banyak dianggap hanya berpengaruh terhadap aturan adat Jawa yang memberatkan perasaan kaum wanita pada masa itu.

    Efeknya terbatas pada memberikan kebebasan bagi perempuan Jawa pada masa itu untuk dapat mengenyam pendidikan setinggi-tingginya dan menghilangkan perlakuan semena-mena pria Jawa pada masa itu agar tidak lagi merendahkan kaum wanita.

    Di luar itu semua, Kartini tetaplah layak dijadikan teladan tentang betapa lapangnya sebuah hati untuk menerima sesuatu yang dianggapnya sebagai kekalahan.

    Suatu hal yang begitu sulit dan begitu mahal untuk dilakukan bahkan bagi manusia modern sekalipun.

    Kartini bisa dikatakan memang kalah berperang melawan poligami dan adat lama yang tak menguntungkan perempuan di zamannya.

    Namun hatinya yang lapang membuatnya berkesempatan untuk bisa melakukan hal lain yang tak kalah mendatangkan manfaat besar bagi perempuan ketika itu.

    Darma baktinya pada sang ayah, membuatnya tak kuasa menolak untuk dipoligami oleh pria yang baginya begitu asing. Ia bahkan pernah menuliskan betapa pedihnya akibat poligami yang ia rasakan dan lihat dengan matanya sendiri.

    “Saya telah melihat neraka dari jarak dekat malahan saya berada di dalamnya. Saya telah menyaksikan penderitaan, dan merasakan sendiri kesengsaraan ibu saya sendiri karena saya adalah anaknya."

    Ia pun pernah menyuarakan protes kepada sahabat penanya di Belanda Ny. Abendanon tentang poligami yang begitu amat tak disukainya.

    “Bukankah hal ihwal itu merupakan perkosaan terhadap kodrat alam, apabila perempuan harus tinggal secara damai dengan madunya? Sesungguhnyalah, anak bangsa itu sendiri, kaum perempuan harus memperdengarkan suaranya.”

    Kartini pun menikah, memupus semua impiannya dan mengemasnya dalam sebuah surat pendek bahwa segalanya telah berakhir (mimpi-mimpinya untuk terus bersekolah) di pelaminan.

    Setelah menikah ia diboyong ke Rembang dan menjadi seorang raden ayu di kabupaten. Kartini tidak memberontak lagi, tak menjeritkan kegelisahannya terhadap nasib perempuan Jawa. Surat-surat yang ditulisnya dari Rembang bukan lagi surat-surat protes tentang kedudukan perempuan, dan bukan perihal poligami.

    Nampaknya ia berusaha berdamai dengan keadaannya yang baru, tanpa protes, tanpa pemberontakan. Tampaknya hatinya telah ditata dengan lapang.

    Ia telah memilih untuk bersikap karena baginya sudah tidak ada hak lagi untuk mengeluhkan keputusan yang telah diambilnya meskipun dengan sangat berat dan terpaksa.

    Keikhlasan rupanya telah memenuhi jiwa raganya, sehingga ia pun memiliki mental juara untuk kemudian berjuang dengan jalan lain.

    Surat-surat Kartini pada periode Rembang adalah surat-surat yang menyatakan "kebahagiaan"-nya di tengah suami, ketiga istri selir, dan tujuh orang anak-anaknya.

    Kisah Kartini pada akhirnya bukan semata pemberontakan seorang putri Bupati Jepara yang tak berdaya, melainkan riwayat seorang intelektual yang mewakili sebuah perubahan zaman. Di sanalah letak seluruh makna kehidupan Kartini. Pergulatan batinnya mencerminkan pergumulan sebuah bangsa. Ia memang kalah, tetapi bukan tanpa perlawanan.

    Menurut Th. Sumartana dalam Tuhan & Agama dalam Pergulatan Batin Kartini (2013), kekalahan Kartini adalah satu episode yang harus diakui dengan jujur dan terbuka. Kekalahan itu juga merupakan bagian tak terpisahkan dari sejarah bangsa Indonesia.

    Kartini yang kalah perang memang dapat dimaknai sebagai siklus dalam kehidupan manusia yang ada kalanya menang dan ada masanya kalah.

    Maka meskipun ada sebagian orang yang ragu pada kecerdasannya, namun kekalahan Kartini layak menjadi sumber inspirasi tentang betapa berlapang hati adalah jalan terbaik bagi semua.



    Pewarta: Hanni Sofia
    Editor : Imam Hanafi
    COPYRIGHT © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.



    • Whatsapp
    • facebook
    • twitter
    • email
    • pinterest

    Berita Terkait

    Anak TK Kartini antusias terima makanan bergizi dari YABN di Tabalong

    Anak TK Kartini antusias terima makanan bergizi dari YABN di Tabalong

    19 Juni 2025 15:07

    Srikandi PLN conducts waste sorting as agent of change

    Srikandi PLN conducts waste sorting as agent of change

    30 April 2025 14:13

    Kotabaru TP-PKK chairwoman attends Kartini Day at South Kalimantan Province level

    Kotabaru TP-PKK chairwoman attends Kartini Day at South Kalimantan Province level

    26 April 2025 20:57

    Pemkab HSS apresiasi perempuan pelaku UMKM berdaya saing dan inspiratif

    Pemkab HSS apresiasi perempuan pelaku UMKM berdaya saing dan inspiratif

    25 April 2025 23:33

    Tanah Laut perhatikan gizi demi generasi muda berkualitas

    Tanah Laut perhatikan gizi demi generasi muda berkualitas

    23 April 2025 21:50

    Srikandi PLN UID Kalselteng pilah sampah di Hari Kartini

    Srikandi PLN UID Kalselteng pilah sampah di Hari Kartini

    22 April 2025 21:32

    Bupati HSU : Hari Kartini dapat dorong perempuan berkarya

    Bupati HSU : Hari Kartini dapat dorong perempuan berkarya

    22 April 2025 19:01

    Tapin serukan peran perempuan di pembangunan lewat Hari Kartini

    Tapin serukan peran perempuan di pembangunan lewat Hari Kartini

    22 April 2025 17:02

    Terpopuler

    Dua remaja meninggal diduga akibat aksi balap liar di Banjarmasin

    Dua remaja meninggal diduga akibat aksi balap liar di Banjarmasin

    Kemenhub sebut 10 orang ada di pesawat ATR hilang di Maros

    Kemenhub sebut 10 orang ada di pesawat ATR hilang di Maros

    Rupiah hari ini melemah jadi Rp16.985 per dolar AS

    Rupiah hari ini melemah jadi Rp16.985 per dolar AS

    Rupiah Senin pagi sentuh kurs Rp16.904 per dolar AS

    Rupiah Senin pagi sentuh kurs Rp16.904 per dolar AS

    Super League - Persija diperkuat pencetak gol terbanyak dari Maroko

    Super League - Persija diperkuat pencetak gol terbanyak dari Maroko

    Top News

    • Prabowo tegaskan stabilitas ekonomi RI di World Economic Forum 2026

      Prabowo tegaskan stabilitas ekonomi RI di World Economic Forum 2026

      19 jam lalu

    • Mentan: Negara gaji petani pulihkan sawah terdampak bencana Sumatera

      Mentan: Negara gaji petani pulihkan sawah terdampak bencana Sumatera

      17 Januari 2026 14:46

    • Pemkab Sumenep nilai energi hijau kembangkan ekonomi Kangean

      Pemkab Sumenep nilai energi hijau kembangkan ekonomi Kangean

      16 Januari 2026 14:53

    • Prabowo tinjau MBG di Sekolah Rakyat Banjarbaru

      Prabowo tinjau MBG di Sekolah Rakyat Banjarbaru

      12 Januari 2026 12:19

    • Presiden RI Prabowo resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

      Presiden RI Prabowo resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

      12 Januari 2026 12:18

    Antara News kalsel
    kalsel.antaranews.com
    Copyright © 2026
    • Top News
    • Terkini
    • RSS
    • Twitter
    • Facebook
    • Seputar Kalsel
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • English News
    • Ketentuan Penggunaan
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kebijakan Privasi
    • BrandA
    • ANTARA Foto
    • Korporat
    • PPID
    • www.antaranews.com
    • Antara Foto
    • IMQ
    • Asianet
    • OANA