Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Universitas Lambung Mangkurat (ULM) secara resmi melaunching logo Dies Natalis Ke-60. Peluncuran logo tersebut menandai dimulainya serangkaian kegiatan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ULM tahun ini.
"Dies Natalis ULM diperingati setiap tanggal 21 September, dan seiring diluncurkannya logo ke-60, maka momentum menyambut ulang tahun mulai digaungkan," terang Rektor ULM Prof Dr H Sutarto Hadi, Senin.
Peluncuran logo Dies Natalis dilakukan di sela Kuliah Umum Literasi and Arts FKIP ULM "Promosi Seni Budaya Indonesia dan Jepang" bersama Prof Kiyomi Yamashita dari Nihon University di gedung Rektorat ULM lantai 1 Banjarmasin. Turut hadir juga Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan ULM Prof Dr H Wahyu MS.
Angka 6 berwarna orange atau jingga dan angka 0 bewarna biru dengan lingkaran bolong pada angka nol tertutup lambang ULM yang dominan warna kuning dan merah.
Kemudian di bagian bawah tertulis Universitas Lambung Mangkurat "A Leading and Competitive University" yang artinya Universitas terkemuka dan berdaya saing. 
Pada tanggal bersejarah tersebut, Panitia Persiapan berhasil meresmikan berdirinya Universitas Lambung Mangkurat dan Letnan Kolonel Hasan Basry diangkat sebagai Presiden atau Rektor pertama.
Sutarto pun mengaku pada Dies Natalis tahun ini pihaknya akan menggelorakan kembali perjuangan para pendahulu yang telah berjasa dalam mendirikan ULM.
"Pada peringatan puncaknya nanti, saya mengundang ahli waris para pejuang pendiri ULM untuk memberikan testimoni agar menjadi pelajaran bagi kita semua sebagai generasi penerus," tuturnya.
Sekarang ini ULM terus fokus berjuang mewujudkan visinya menjadi perguruan tinggi berdaya saing di bidang lahan basah dengan program-program yang jelas.
Kemudian juga berjuang keras bagaimana mengangkat akreditasi institusi menjadi A. Karena pada 28 September nanti dokumen borang harus sudah masuk ke Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).
"Kalau tidak goal, kemungkinan mengejar akreditasi A sangat sulit dan tertunda hingga 2 sampai 3 tahun lagi. Inilah perjuangan nyata kita saat ini dan semangat pahlawan pendiri ULM harus menggelora pada seluruh civitas akademika.
