Dalam operasi tersebut kami mengamankan sejumlah orang yang diduga terlibat aksi premanisme dan pungutan liar,
Banjarmasin (ANTARA) - Polresta Banjarmasin, Polda Kalimantan Selatan, menertibkan praktik premanisme di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sehingga antrean pengisian bahan bakar minyak (BBM) bagi kendaraan logistik kini berjalan lebih tertib dan lancar.
Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin Kompol Eru Alsepa di Banjarmasin, Sabtu, mengatakan pihaknya telah melakukan operasi penertiban dan pengawasan terhadap penyaluran BBM di sejumlah SPBU untuk menjaga ketertiban umum.
"Dalam operasi tersebut kami mengamankan sejumlah orang yang diduga terlibat aksi premanisme dan pungutan liar yang mengganggu para sopir serta ketertiban di area SPBU," ujarnya.
Ia menjelaskan penindakan tersebut bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mendukung kelancaran distribusi barang yang bergantung pada ketersediaan BBM.
Menurut dia, pengawasan dan patroli akan terus dilakukan secara berkala untuk mencegah munculnya kembali praktik yang mengganggu ketertiban di SPBU.
“Keberadaan aparat di lapangan penting untuk memastikan kenyamanan masyarakat, khususnya sopir angkutan logistik, tetap terjaga sehingga aktivitas mereka dapat berjalan dengan baik,” katanya.
Baca juga: Polresta Banjarmasin nyatakan empat preman SPBU semua positif narkoba
Berdasarkan pantauan di lapangan, antrean kendaraan besar di sejumlah SPBU di Kota Banjarmasin kini terlihat lebih teratur dibandingkan sebelumnya tanpa adanya gangguan pungutan liar.
Seorang sopir truk, Hamdi, mengatakan kondisi antrean kini lebih lancar setelah adanya pengawasan dari kepolisian.
“Masuk ke SPBU tidak ada masalah lagi, antrean sekarang sangat lancar. Kami berterima kasih kepada Polresta Banjarmasin atas kesigapannya,” ujarnya.
Sopir truk lainnya, Hanafi, juga mengapresiasi langkah kepolisian karena antrean BBM kini lebih tertib dan tidak lagi disertai pungutan tidak resmi.
“Sekarang antrean bahan bakar untuk truk bisa berjalan tertib, lancar, dan kondusif serta tidak lagi harus membayar parkir antrean,” kata Hanafi.
Baca juga: Polresta Banjarmasin bongkar pungli SPBU lewat penyamaran jadi sopir angkutan
Pewarta: Gunawan WibisonoEditor : Sukarli
COPYRIGHT © ANTARA 2026