Selain ikut mengawasi, kita harapkan masyarakat juga menyampaikan saran, kritik, serta aspirasi terkait distribusi BBM subsidi di daerah kita,"

Banjarmasin (ANTARA) - Ketua Panitia Khusus atau Pansus Pengawasan Distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) Bersubsidi di Kalimantan Selatan (Kalsel) Haji Muhammad Syaripuddin mengimbau masyarakat memberikan kritik dan saran terkait penyaluran BBM bersubsidi di provinsi setempat. 

"Selain ikut mengawasi, kita harapkan masyarakat juga menyampaikan saran, kritik, serta aspirasi terkait distribusi BBM subsidi di daerah kita," ajak Ketua Pansus Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi di Kalsel yang akrab dengan sapaan Bang Dhin tersebut dalam keterangan persnya, Sabtu. 

Menurut anggota Komisi I Bidang Pemerintahan dan Hukum DPRD Kalsel itu, suara masyarakat bahan penting bagi Pansus untuk memastikan kebijakan berjalan adil, transparan, dan tidak merugikan rakyat kecil, petani, nelayan, UMKM, serta pengguna yang benar-benar berhak.

Oleh karenanya, Bang Dhin yang juga Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Kalsel meminta masyarakat atau pihak lain yang mengetahui terjadi penyimpangan peruntukan BBM bersubsidi tersebut melaporkannya. 

"Silakan klik https://bit.ly/Pansusdistribusibbmksl?r=qrscan atau QR Code pada gambar untuk menyampaikan aspirasi anda. Bersama kita kawal BBM subsidi untuk rakyat Kalsel," demikian Bang Dhin. 

Baca juga: Jatanras Polda Kalsel sikat aksi premanisme pungli antrean biosolar di SPBU

DPRD Kalsel bersepakat membentuk Pansus Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi di provinsinya yang kini berpenduduk lebih empat juta jiwa tersebar pada 13 kabupaten/kota.

Pembentukan Pansus tersebut tindak lanjut Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang antara lain hadir pada sopir truk dari kabupaten/kota se-Kalsel di Gedung DPRD provinsi setempat, 21 Mei 2026 atas dugaan penyimpangan atau penyalahgunaan peruntukan BBM bersubsidi. 



Pewarta: Syamsuddin Hasan
Editor : Firman

COPYRIGHT © ANTARA 2026