Tanjung (ANTARA) - Yayasan Amanah Bangun Negeri (YABN) bersama Adaro dan Alamtri Group terus berupaya menyiapkan para kader posyandu sebagai "champion' kesehatan desa yang kompeten dalam menerapkan pelayanan yang terintegrasi, aktif, dan responsif.
Ketua Yayasan Amanah Bangun Negeri Zuraida Murdia Hamdie meyakini kader yang memiliki 25 kompetensi dapat memperkuat sistem kesehatan akar rumput secara mandiri, memastikan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat.
"Kita fokus peningkatan kompetensi kader di wilayah ring satu dengan harapan mereka makin semangat belajar dan membantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat," jelas Zuraida, Kamis.
Baca juga: YABN receives 2025 Happiness Award for the third time
Sebelumnya YABN bersama Adaro group dan Alamtri Group melaksanakan program pelatihan 25 keterampilan kader Posyandu sebagai langkah strategis yang sangat relevan dengan tantangan kesehatan di tingkat akar rumput.
Kader yang memiliki 25 kompetensi akan mampu memberikan edukasi gizi, deteksi dini risiko, dan pemantauan tumbuh kembang yang jauh lebih baik.
Apresiasi juga diberikan kepada 20 kader terampil dan telah mengikuti pelatihan 25 kompetensi di Kabupaten Tabalong sebagai tanda kecakapan dalam memberikan layanan di posyandu.
Baca juga: Adaro raih penghargaan PROPER dari Kementerian LH
Pemberian apresiasi lewat acara Gebyar Kader Terampil masing-masing dari Posyandu Garuda Belimbing Raya, Posyandu Pelita Hati Maburai, Posyandu Citra Asri Pembataan dan Posyandu Anggrek 1 Sulingan Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong.
Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Tabalong Zainal Arifin menyampaikan penguatan kapasitas kader tidak hanya meningkatkan kualitas layanan namun memperkuat sistem kesehatan berbasis masyarakat.
"Kader yang terampil akan mampu memberikan edukasi gizi, melakukan deteksi dini risiko kesehatan, serta memantau tumbuh kembang anak secara lebih optimal," jelas Zainal.
Pemkab Tabalong juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Adaro dan Alamtri Group bersama Yayasan Amanah Bangun Negeri, serta seluruh mitra yang berkolaborasi dalam mendukung percepatan penurunan stunting di daerah kita.
Zainal meminta penguatan kapasitas kader yang telah dilatih dapat terus dilanjutkan melalui pendampingan dan pembinaan secara konsisten, sehingga mereka benar-benar mampu menjadi agen perubahan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di tingkat desa.
Pewarta: Herlina LasmiantiEditor : Sukarli
COPYRIGHT © ANTARA 2026