Barabai, HST (ANTARA) - Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Barabai, Kalimantan Selatan (Kalsel) mencatat realisasi penyaluran Dana Desa tahap I tahun 2026 di wilayah kerjanya mencapai Rp26,03 miliar atau 21,68 persen dari total pagu, dengan Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) daerah tercepat menyalurkan keseluruhan.
Kepala KPPN Barabai Djoko Julianto di Barabai, Hulu Sunga Tengah (HST), Senin, mengatakan penyaluran Dana Desa tersebut telah diterima oleh 179 desa yang tersebar di dua kabupaten, yakni 144 desa di Kabupaten Hulu Sungai Selatan dan 35 desa di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
“Pada Tahun Anggaran 2026, total pagu Dana Desa di wilayah kerja KPPN Barabai tercatat mencapai Rp120 miliar yang dialokasikan untuk mendukung berbagai program prioritas pembangunan desa,” ucapnya.
Berdasarkan data penyaluran, Djoko menyebutkan Kabupaten Hulu Sungai Selatan menjadi daerah tercepat dalam penyaluran Dana Desa tahap I karena seluruh desa telah menerima dana tersebut.
“Kabupaten Hulu Sungai Selatan memiliki pagu Dana Desa 2026 sebesar Rp39,94 miliar dengan realisasi Rp19,82 miliar, sementara Kabupaten Hulu Sungai Tengah memiliki pagu Rp45,59 miliar dengan realisasi Rp6,2 miliar,” katanya.
Sementara itu, Kabupaten Tapin memiliki alokasi pagu Dana Desa sebesar Rp34,53 miliar, namun hingga saat ini belum terdapat penyaluran tahap I.
Ia menjelaskan Dana Desa tersebut difokuskan untuk berbagai program prioritas, antara lain penanganan kemiskinan ekstrem melalui Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa, penguatan desa berketahanan iklim dan tangguh bencana, serta peningkatan promosi dan penyediaan layanan dasar kesehatan di tingkat desa.
Selain itu, kata dia, Dana Desa juga dimanfaatkan untuk mendukung program ketahanan pangan atau lumbung pangan desa, penguatan energi dan lembaga ekonomi desa, dukungan implementasi Koperasi Desa Merah Putih, serta pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur desa melalui program padat karya tunai.
Ia menyampaikan program prioritas lainnya mencakup pembangunan infrastruktur digital dan teknologi di desa, serta pengembangan potensi dan keunggulan desa sesuai karakteristik wilayah masing-masing.
KPPN Barabai juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Hulu Sungai Selatan atas keberhasilannya menyelesaikan pemenuhan persyaratan penyaluran Dana Desa tahap I sehingga seluruh desa di daerah tersebut telah menerima penyaluran dana.
“Ke depan, KPPN Barabai akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan dinas terkait guna memastikan penyaluran Dana Desa tahap berikutnya dapat berjalan lebih cepat, tepat, dan akuntabel sehingga mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan,” ujar Djoko Julianto.
