Tanah Laut, Kalsel (ANTARA) - Musyawarah Cabang (Muscab) VII BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel) 2026 difokuskan pada perumusan strategi penguatan organisasi dan peningkatan peran pengusaha muda dalam pembangunan ekonomi daerah.
Kegiatan yang dibuka Sekretaris Daerah Tanah Laut Ismail Fahmi di Gedung Sarantang Saruntung, Sabtu, itu menjadi forum konsolidasi, evaluasi program kerja, serta pemilihan kepengurusan baru periode selanjutnya.
Ismail dalam sambutannya menegaskan Muscab bukan hanya agenda rutin organisasi, melainkan momentum menentukan arah gerak HIPMI ke depan.
“Muscab bukan sekadar agenda memilih kepengurusan baru, tetapi momentum konsolidasi dan perumusan langkah strategis ke depan. Saya berharap akan lahir kepemimpinan yang visioner, inovatif, dan adaptif terhadap tantangan zaman,” ujarnya.
Menurut dia, penguatan organisasi HIPMI harus selaras dengan visi pembangunan daerah, terutama dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif dan berdaya saing.
Dia menambahkan, pemerintah daerah membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bagi kalangan pengusaha muda agar mampu mengambil peran lebih besar dalam menggerakkan sektor riil.
“Kemajuan daerah tidak dapat dicapai hanya oleh pemerintah semata, tetapi membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.
Dalam forum tersebut, peserta Muscab membahas evaluasi kinerja kepengurusan sebelumnya, penyusunan rekomendasi strategis, serta penguatan peran HIPMI dalam pembinaan UMKM dan pengembangan sektor unggulan daerah.
Sektor pertanian, perikanan, pariwisata, perkebunan, pertambangan, dan ekonomi kreatif menjadi fokus pembahasan sebagai potensi yang dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Tanah Laut secara berkelanjutan.
Pelaksana Tugas Ketua Umum BPC HIPMI Tanah Laut Imam Choiri Sutrisno mengajak seluruh anggota memperkuat solidaritas dan kolaborasi lintas sektor dalam organisasi.
“Jadikan HIPMI sebagai rumah yang inklusif, tempat berdiskusi dan berkolaborasi lintas sektor, terutama dalam mengembangkan potensi unggulan seperti perkebunan, pertambangan, dan pariwisata,” ujarnya.
Melalui Muscab VII tersebut, HIPMI Tanah Laut diharapkan menghasilkan kepengurusan yang solid beserta rumusan program kerja yang konkret dan aplikatif, guna memperkuat peran pengusaha muda sebagai motor penggerak ekonomi daerah.
