Tanah Laut, Kalsel (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Pemkab Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel) mengapresiasi kinerja Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Berkah Mulia Desa Bukit Mulia yang berhasil mencatat omzet hingga Rp10 miliar sepanjang 2025.
Apresiasi tersebut disampaikan dalam musyawarah desa laporan pertanggungjawaban tutup buku 2025 BUMDes Berkah Mulia yang dirangkai dengan penandatanganan kontrak kerja sama coal hauling antara anak usaha BUMDes dengan pihak perusahaan, pada Selasa.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Tanah Laut M Sahid di Pelaihari, Kabupaten Tala, mengatakan capaian tersebut menunjukkan BUMDes Berkah Mulia telah dikelola secara profesional dan mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian desa.
Dalam kesempatan itu, M Sahid menekankan pentingnya pengelolaan BUMDes secara transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat desa.
“BUMDes Berkah Mulia bukan lagi berada di level kabupaten, tetapi sudah menjadi contoh di tingkat regional bahkan nasional. Ini bukti bahwa pengelolaan yang profesional mampu mendorong pertumbuhan ekonomi desa,” ujar Sahid.
Dia menambahkan, capaian Pendapatan Asli Desa (PADes) Bukit Mulia yang menembus lebih dari Rp200 juta pada 2025 menjadi indikator kuat bahwa BUMDes dapat menjadi tulang punggung kemandirian ekonomi desa.
Selain meningkatkan pendapatan desa, keberadaan BUMDes Berkah Mulia juga dinilai berkontribusi dalam membuka lapangan kerja serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Menurut Sahid, keberhasilan tersebut perlu dijadikan rujukan bagi BUMDes lain di Kabupaten Tanah Laut agar mampu mengembangkan usaha desa secara berkelanjutan dan kompetitif.
, Dinas PMD Kabupaten Tanah Laut mendorong desa-desa lain untuk melakukan studi tiru ke Desa Bukit Mulia guna memperkuat tata kelola dan manajemen usaha BUMDes.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Laut menegaskan komitmennya untuk terus mendorong penguatan ekonomi desa melalui pembinaan, pengawasan, serta pengembangan kemitraan strategis antara BUMDes, pemerintah desa, dan dunia usaha.
Pewarta: Gunawan WibisonoEditor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026