Tanjung (ANTARA) - Program bina desa yang diinisiasi PT Saptaindra Sejati (PT SIS) bersama Yayasan Amanah Bangun Negeri (YABN) berhasil mengembangkan cabai tiung varietas ori 212 dan kaliber dengan panen perdana mencapai 15 kilogram di Desa Maburai, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan.
Perwakilan Manajemen PT SIS, Fecky R Umboh menyampaikan uji coba kebun cabai seluas satu hektar sebagai upaya pengembangan desa sekitar operasional
perusahaan untuk mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan potensi lokal secara berkelanjutan.
"Pembinaan desa ini bagian dari komitmen perusahaan untuk tumbuh dan berkembang bersama masyarakat," jelas Fecky, Kamis.
Baca juga: YABN-Pemkab Bartim perkuat kolaborasi perbaiki gizi balita
Pengembangan varietas cabai lokal ini diharapkan terus meningkat seiring berjalannya waktu melalui pendekatan kolaboratif dengan dukungan pemerintah desa.

Fecky menyebutkan awal pelaksanaan program bina desa ini berupa pembinaan khususnya pengembangan pertanian cabai melalui pendampingan bertahap mulai dari perencanaan, pelatihan teknis hingga penguatan pengelolaan program agar berjalan secara berkelanjutan.
“Kami ingin mendorong potensi lokal agar dapat berkembang secara optimal dan memberikan manfaat jangka panjang dengan kolaborasi bersama pemerintah desa dan mitra pendukung sebagai kunci keberlanjutan program,” ujar Fecky.
Baca juga: Nasir siap sebelum lulus setelah mengikuti Seven Habits dari YABN
Kegiatan uji coba panen perdana dihadiri jajaran Pemerintah Desa Maburai sebagai bentuk dukungan pengembangan desa sekaligus memperkuat sinergi dalam mendorong pembangunan desa yang inklusif dan berkelanjutan.
Program kebun cabai binaan ini diharapkan menjadi salah satu contoh praktik baik pengembangan desa di sekitar wilayah operasional perusahaan.
