Tanjung (ANTARA) - Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, mengusulkan Desa Maburai, Kecamatan Tanta, naik kategori sebagai desa Proklim Lestari pada tahun 2026 setelah dua tahun sebelumnya meraih kategori Trophy Utama.
Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Tabalong Sri Normiati menyebutkan mengacu aturan Kementerian LHK, kategori Lestari dapat diusulkan minimal 2 tahun setelah penetapan SK Trophy Utama.
"Desa Maburai meraih trophy utama pada tahun 2023 dan memiliki 10 calon desa binaan," jelas Normiati, Kamis.
Baca juga: Bina Desa Award Tabalong 2025, Desa Maburai sabet Juara 1
Calon desa binaan mencakup Desa Kasiau, Masukau, Karangan Putih, Pasar Panas, Harus, Murung Karangan, Belimbing Raya, Mabuun, Kapar dan Pamatang.
Selain Desa Maburai, status Trophy Utama juga diraih Desa Warukin pada tahun 2024, namun belum bisa diajukan ke kategori Lestari karena belum memenuhi masa tunggu 2 tahun ( bisa diusulkan pada tahun 2027).
Untuk mengoptimalkan program Dinas LH setempat melakukan pembinaan mulai dari kelembagaan, sarana dan prasarana hingga edukasi.
Baca juga: Pemkab Tabalong terima penghargaan proklim dari Kementerian LHK
"Dukungan sarana dan prasarana di antaranya penyediaan bak sampah terpilah untuk mendukung pengelolaan sampah dan alat komposter," tambahnya.
Selain itu pemberian bibit pohon buah untuk mendukung kegiatan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim serta penghijauan di area kantor desa atau pekarangan masyarakat.
Tahun lalu usulan Desa Proklim sebanyak 17 desa yakni Desa Garagata, Kecamatan Jaro , naik kategori menjadi Proklim Lestari dan 16 desa lainnya diusulkan naik kategori.l
