Tanjung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan menerima penghargaan pembinaan proklim dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan atas komitmennya dalam aksi pengendalian perubahan iklim di "Bumi Saraba Kawa" yang konkret, terukur dan berkesinambungan.
Sekretaris Daerah Hj Hamidah Munawarah mewakili Bupati Tabalong H Muhammad Noor Rifani menerima penghargaan dari Kementerian LHK di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta, Senin.
Baca juga: BRE perkuat mitigasi iklim usai raih dukungan ProKlim dari KLH
"Penghargaan nasional ini menjadi kado spesial hari jadi Kabupaten Tabalong ke-60 dan bisa menginspirasi desa proklim ," ungkap Hamida, Rabu.
Apresiasi yang diserahkan Menteri LHK Hanif Faisol Nurofiq menjadi penghargaan bergengsi yang diterima Kabupaten Tabalong bersama 25 kabupaten lain di Indonesia.
Apresiasi ini diberikan kepada Pemerintah Daerah yang telah menetapkan kebijakan/peraturan serta melaksanakan pembinaan dan pendampingan untuk mendukung Program Komunitas untuk Iklim (Proklim).
Kepala Dinas Lingkungan
Hidup Kabupaten Tabalong Erfin Nirza Siregar mengatakan pembinaan kampung iklim akan terus dilakukan termasuk kampung yang dimitigasi berpotensi terjadi kerusakan SDA dan lingkungan.
Penghargaan yang sama juga diberikan kepada Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin, Gubernur Jawa Barat, Gubernur Jawa Tengah dan Gubernur Jawa Timur.
Untuk Pemerintah Kota mencakup Walikota Bandung, Bogor, Depok (Jawa Barat), Walikota Semarang, Surakarta (Jawa Tengah), Walikota Madiun, Malang, Surabaya (Jawa Timur), Walikota Tarakan (Kalimantan Utara).
Pemerintah kabupaten masing-masing Bandung, Bekasi, Ciamis (Jawa Barat), Banyumas, Magelang (Jawa Tengah), Gresik, Lumajang, Trenggalek (Jawa Timur),
Baca juga: PT MIP terima penghargaan Kementerian LHK untuk Proklim
Padang Pariaman (Sumatera Barat), Muara Enim (Sumatera Selatan, Tabalong (Kalimantan Selatan) dan Bone (Sulawesi Selatan).
