Martapura Kalsel (ANTARA) - Anggota Komisi IV Bidang Kesra DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) Habib Umar Hasan Alie Bahasyim mengharapkan, Satuan Kerja Perangkat Daerah atau SKPD, terutama Dinas Sosial (Dinsos) agar memberi perhatian lebih kepada warga terdampak banjir.
"Pasalnya sejumlah posko hanya bisa memberi nasi putih tanpa lauk kepada warga yang terdampak banjir. Kita sungguh prihatin melihat keadaan tersebut, " ujar Habib Umar usai melakukan peninjauan lapangan ketika dikonfirmasi, Sabtu.
Bencana banjir belakangan kembali melanda hampir seluruh wilayah Kalsel yang terdiri atas 13 kabupaten/kota (termasuk Kabupaten Banjar), dan mungkin lebih parah dari kejadian serupa tahun 2021.
Baca juga: BPBD Banjar catat 67.344 jiwa terdampak banjir
Baca juga: Bupati Banjar bawakan bantuan banjir ke rumah warga di kawasan Keraton
Oleh sebab itu, wakil rakyat asal daerah pemilihan (dapil) Kalsel II/Kabupaten Banjar meminta dinas/instansi terkait khususnya segera memberikan bantuan/penanganan selayaknya "Apalagi air masih cenderung naik, sehingga tak bisa kita biarkan," ujar wakil rakyat dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.
Ia menambahkan, agar bantuan untuk para kurban bencana banjir jangan sampai menumpuk, tapi segera penyalurannya, karena mereka butuh.
"Jangan sampai terulang ketika bencana banjir 2021 bantuan untuk mereka yang terdampak sempat menumpuk di gudang Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar," demikian Habib Umar Hasan Alie Bahasyim.
Sementara data BPBD Kabupaten Banjar menyebutkan mereka yang terdampak banjir serta genangan air belakangan ini di wilayah itu pada 31 Desember 2025 tercatat 67.344 jiwa.
Baca juga: Bupati Banjar serahkan bantuan dan temui warga terdampak banjir
