• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News kalsel
Senin, 5 Januari 2026
Antara News kalsel
Antara News kalsel
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Pariwisata & Lingkungan Hidup
    • Wonderful Indonesia Diving Directory jadi rujukan penyelam profesional

      Wonderful Indonesia Diving Directory jadi rujukan penyelam profesional

      Kamis, 18 Desember 2025 16:50

      Goa Batu Hapu dari perut Meratus jadi saksi warisan geologi

      Goa Batu Hapu dari perut Meratus jadi saksi warisan geologi

      Minggu, 14 Desember 2025 11:49

      Situs Geopark Meratus Goa Batu Hapu Tapin Kalsel

      Situs Geopark Meratus Goa Batu Hapu Tapin Kalsel

      Senin, 1 Desember 2025 15:03

      Pemprov Kalsel terapkan program tanam RBE seluas 100 hektare di Cempaka

      Pemprov Kalsel terapkan program tanam RBE seluas 100 hektare di Cempaka

      Kamis, 27 November 2025 20:20

      Dispar Kalsel tingkatkan pengembangan destinasi wisata banua

      Dispar Kalsel tingkatkan pengembangan destinasi wisata banua

      Senin, 24 November 2025 17:24

  • Nasional
    • CEO Danantara temui Prabowo, bahas proyek hilirisasi Rp100 T

      CEO Danantara temui Prabowo, bahas proyek hilirisasi Rp100 T

      Minggu, 4 Januari 2026 22:28

      Harga emas Antam hari ini stabil Rp2,488 juta/gram

      Harga emas Antam hari ini stabil Rp2,488 juta/gram

      Minggu, 4 Januari 2026 14:24

      Gempa dangkal guncang Bener Meriah Aceh Ahad pagi

      Gempa dangkal guncang Bener Meriah Aceh Ahad pagi

      Minggu, 4 Januari 2026 13:41

      Tim SAR temukan pelatih Valencia yang tenggelam di Labuan Bajo

      Tim SAR temukan pelatih Valencia yang tenggelam di Labuan Bajo

      Minggu, 4 Januari 2026 13:23

      Emas Antam Sabtu melorot ke harga Rp2,488 juta/gram

      Emas Antam Sabtu melorot ke harga Rp2,488 juta/gram

      Sabtu, 3 Januari 2026 16:42

  • Seputar Kalsel
    • Pemprov Kalsel
    • Kotabaru
    • DPRD Kotabaru
    • Tanah Bumbu
    • Hulu Sungai Utara
    • Hulu Sungai Selatan
    • Hulu Sungai Tengah
    • Balangan
    • Tanah Laut
    • Yayasan Amanah Bangun Negeri
    • Banjarbaru
    • DPRD Kalsel
    • Tapin
    • Barito Kuala
    • DPRD Balangan
    • Banjar
    • Banjarmasin
    • Tabalong
    • Umum
    • Olahraga
      • Super League - Bali United kalahkan Arema FC dengan gol sundulan

        Super League - Bali United kalahkan Arema FC dengan gol sundulan

        Senin, 5 Januari 2026 0:09

        PSIM tekuk Semen Padang 1-0 lewat penalti Ze Valente

        PSIM tekuk Semen Padang 1-0 lewat penalti Ze Valente

        Minggu, 4 Januari 2026 23:24

        Super League - Persita menang 3-1, Persis terbenam di dasar klasemen

        Super League - Persita menang 3-1, Persis terbenam di dasar klasemen

        Minggu, 4 Januari 2026 23:03

        Super League  - Malut United berpesta gol di gawang PSBS Biak

        Super League - Malut United berpesta gol di gawang PSBS Biak

        Minggu, 4 Januari 2026 21:52

        Inilah agenda timnas bersama pelatih baru John Herdman

        Inilah agenda timnas bersama pelatih baru John Herdman

        Minggu, 4 Januari 2026 0:17

    • Pendidikan
        • Berita ULM
        • POLIBAN BANJARMASIN
        Rektor ULM apresiasi Polda Kalsel ungkap cepat pembunuh mahasiswi

        Rektor ULM apresiasi Polda Kalsel ungkap cepat pembunuh mahasiswi

        Sabtu, 27 Desember 2025 9:53

        ULM kirim tim bantuan kemanusiaan ke Aceh

        ULM kirim tim bantuan kemanusiaan ke Aceh

        Selasa, 23 Desember 2025 22:33

        ULM kukuhkan 712 lulusan di penutup tahun 2025

        ULM kukuhkan 712 lulusan di penutup tahun 2025

        Selasa, 23 Desember 2025 22:29

        Staf Ahli Sekjen Kemdiktisaintek: ULM punya peran strategis bangun SDM di Kalsel

        Staf Ahli Sekjen Kemdiktisaintek: ULM punya peran strategis bangun SDM di Kalsel

        Selasa, 23 Desember 2025 22:18

        Poliban-PLN berkomitmen lanjutkan program konversi motor listrik

        Poliban-PLN berkomitmen lanjutkan program konversi motor listrik

        Selasa, 23 Desember 2025 19:48

        Poliban raih lima penghargaan pada Anugerah Diktisaintek 2025

        Poliban raih lima penghargaan pada Anugerah Diktisaintek 2025

        Jumat, 19 Desember 2025 23:20

        Poliban bekali guru dan siswa SMK teknik konversi kendaraan listrik

        Poliban bekali guru dan siswa SMK teknik konversi kendaraan listrik

        Senin, 15 Desember 2025 19:55

        Poliban mantapkan penerapan program rekognisi pembelajaran lampau

        Poliban mantapkan penerapan program rekognisi pembelajaran lampau

        Sabtu, 13 Desember 2025 20:04

    • English News
      • Indonesia's presidential office sends pumps to Aceh flood zones

        Indonesia's presidential office sends pumps to Aceh flood zones

        Senin, 5 Januari 2026 1:03

        SAR extends search for Spanish tourist victims of Labuan Bajo boat

        SAR extends search for Spanish tourist victims of Labuan Bajo boat

        Senin, 5 Januari 2026 0:29

        Indonesia prepares livestock recovery after Sumatra disasters

        Indonesia prepares livestock recovery after Sumatra disasters

        Minggu, 4 Januari 2026 0:34

        Banjar Regent delivers flood relief to residents' homes in Keraton area

        Banjar Regent delivers flood relief to residents' homes in Keraton area

        Sabtu, 3 Januari 2026 3:01

        Banjarmasin improving Basirih landfill to integrated system

        Banjarmasin improving Basirih landfill to integrated system

        Sabtu, 3 Januari 2026 2:46

    • Infografik
    • Foto
      • PLN pulihkan sistem kelistrikan di Aceh

        PLN pulihkan sistem kelistrikan di Aceh

        Minggu, 21 Desember 2025 21:36

        Legislator hadiri Balangan Colour Fest 2025

        Legislator hadiri Balangan Colour Fest 2025

        Sabtu, 13 Desember 2025 20:50

        Tim Sekretariat DPRD Banjarbaru monitoring reses anggota dewan

        Tim Sekretariat DPRD Banjarbaru monitoring reses anggota dewan

        Senin, 8 Desember 2025 20:47

        PLN UID Kalselteng berangkatkan tim relawan kelistrikan ke Aceh

        PLN UID Kalselteng berangkatkan tim relawan kelistrikan ke Aceh

        Senin, 8 Desember 2025 15:44

        Wakil DPRD Tanah Bumbu komitmen perjuangkan aspirasi warga Batuah

        Wakil DPRD Tanah Bumbu komitmen perjuangkan aspirasi warga Batuah

        Minggu, 7 Desember 2025 11:26

    • Video
      • Mensos salurkan bantuan kepada warga terdampak banjir di Banjar

        Mensos salurkan bantuan kepada warga terdampak banjir di Banjar

        Minggu, 4 Januari 2026 20:58

        Wali Kota Yamin terjang banjir bagikan sembako untuk warga Banjarmasin

        Wali Kota Yamin terjang banjir bagikan sembako untuk warga Banjarmasin

        Sabtu, 3 Januari 2026 21:39

        Banjarmasin siap gunakan metode sanitary landfill di TPA Basirih

        Banjarmasin siap gunakan metode sanitary landfill di TPA Basirih

        Sabtu, 3 Januari 2026 1:33

        Menteri LH Hanif tinjau titik banjir di Kabupaten Banjar

        Menteri LH Hanif tinjau titik banjir di Kabupaten Banjar

        Selasa, 30 Desember 2025 19:59

        Produksi padi Kalsel 2025 1,17 juta ton, lampaui target nasional

        Produksi padi Kalsel 2025 1,17 juta ton, lampaui target nasional

        Senin, 29 Desember 2025 20:13

    Persoalan dana daerah dan deposito masih menjadi sorotan

    Selasa, 18 November 2025 14:15 WIB

    Persoalan dana daerah dan deposito masih menjadi sorotan

    Anggota Komisi II Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Kalsel Firman Yusi yang menyoroti persoalan dana daerah yang parkir di Bank Kalsel (ANTARA/HO Dokumen Pribadi)

    Banjarmasin (ANTARA) - Persoalan dana daerah dan deposito milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) triliunan rupiah masih menjadi sorotan, walau terkesan tak masalah lagi.

    Sebagaimana sorotan Anggota Komisi II Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Kalsel Firman Yusi bahwa meskipun pendapatan bunga deposito adalah fakta, menempatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dalam jumlah besar di deposito menggeser prioritas penggunaan dana.

    Baca juga: DPRD Kalsel selaraskan Raperda penyelenggaraan perdagangan ke Kemendag

    "Filosofi APBD adalah sebagai stimulus ekonomi dan alat pembangunan, bukan semata-mata instrumen investasi. Risiko terbesar adalah anggapan bahwa pendapatan bunga tersebut lebih diutamakan daripada menjalankan program pemerintah," ujar Firman Yusi ketika dikonfirmasi, Selasa.

    Anggota DPRD Kalsel dua periode itu menambahkan, bahwa bunga sebesar Rp21 miliar per bulan tidak akan pernah sebanding dengan manfaat ekonomi dan sosial yang hilang akibat penundaan penyerapan anggaran untuk proyek senilai triliunan rupiah.

    "Dana yang didiamkan di bank adalah peluang pembangunan yang hilang," lanjut wakil rakyat asal daerah pemilihan Kalsel V/Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Balangan dan Kabupaten Tabalong tersebut.

    Sorotan alumnus Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin itu topik "APBD Kalsel 2025 : Prioritas Pembangunan vs Bunga Deposito" dengan paparan cukup menarik serta perlu menjadi perhatian bersama.

    Topik APBD Kalsel 2025 : Prioritas Pembangunan vs Bunga Deposito tersebut secara substansi pernah Firman Yusi sampaikan pada rapat kerja Pimmnpinan DPRD, Pimpinan Fraksi dan Pimpinan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) bersama Perangkat Daerah terkait beberapa waktu lalu.

    Laporan mengenai penempatan dana APBD Kalsel 2025 dalam jumlah besar dideposito di bank menimbulkan perdebatan publik dan legislatif.

    Sementara Pemprov mengklaim keuntungan dari bunga deposito yang mencapai puluhan miliaran rupiah per bulan, kritikan tajam muncul menyoroti efektivitas dan prioritas penggunaan dana publik tersebut untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

    Sementara itu hingga 10 November 2025, data menunjukkan bahwa rata-rata serapan anggaran oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Kalsel masih berada di kisaran 51 persen. Angka tersebut jauh dari target yang seharusnya dicapai menjelang akhir tahun anggaran.

    Kondisi serapan yang rendah menimbulkan kecurigaan berkorelasi dengan tingginya dana yang mengendap di kas daerah, yang kemudian ditempatkan sebagian besar dalam bentuk deposito. Alih-alih mengalir cepat ke proyek-proyek pembangunan, program pendidikan, kesehatan, atau bantuan sosial, dana tersebut justru "diparkir" di bank.

    Serapan anggaran yang rendah menimbulkan beberapa dampak, antara lain ; Penyaluran Manfaat Tertunda: Program yang seharusnya langsung dirasakan masyarakat, seperti subsidi atau bantuan, baru terealisasi di penghujung tahun, atau bahkan ada kemungkinan gagal terlaksana,

    Proyek-proyek infrastruktur, pengadaan barang/jasa, dan program strategis mengalami penundaan dan terjadi penumpukan realisasi anggaran di bulan-bulan terakhir (Desember), yang berisiko pada kualitas pekerjaan dan menyulitkan pengawasan.

    Sedangkan Pemprov Kalsel menjelaskan, bahwa penempatan dana di deposito dan giro merupakan bagian dari manajemen kas daerah. Disebutkan bahwa penempatan dana di deposito (yang totalnya mencapai sekitar Rp 3,9 triliun dari total kas daerah Rp 4,7 triliun) menghasilkan bunga sekitar Rp 21 miliar per bulan.

    Deposito dianggap sebagai tempat yang aman dan likuid (bersifat cadangan) untuk dana kas daerah yang belum terpakai, dan diklaim sesuai ketentuan. Bunga deposito menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) baru yang signifikan, yang kemudian dapat dialokasikan kembali dalam APBD tahun berikutnya (sebagai potensi penambahan APBD 2026).

    "Meskipun pendapatan bunga deposito adalah fakta, menempatkan APBD dalam jumlah besar di deposito menggeser prioritas penggunaan dana. Filosofi APBD adalah sebagai stimulus ekonomi dan alat pembangunan, bukan semata-mata instrumen investasi," ujar Firman Yusi.

    Risiko terbesar, lanjutnya, anggapan bahwa pendapatan bunga tersebut lebih diutamakan daripada menjalankan program pemerintah. Bunga yang didapat sebesar Rp21 miliar per bulan tidak akan pernah sebanding dengan manfaat ekonomi dan sosial yang hilang akibat penundaan penyerapan anggaran untuk proyek senilai triliunan rupiah.

    "Dana yang didiamkan di bank adalah peluang pembangunan yang hilang.Polemik ini harus menjadi momentum bagi Pemprov Kalsel untuk melakukan evaluasi mendalam terhadap kelola anggaran. Prioritas utama harus dikembalikan pada realisasi program pemerintah dan percepatan belanja modal," ujar Firman Yusi.

    Begitu juga bunga deposito seharusnya hanya menjadi "bonus" dari dana yang memang belum saatnya dicairkan, bukan tujuan utama manajemen kas. Pimpinan OPD harus didorong dan bahkan diancam sanksi jika tidak mampu menyerap anggaran secara optimal.

    Menurut dia, rendahnya serapan anggaran OPD menunjukkan kelemahan dalam perencanaan dan eksekusi kegiatan. Program dan kegiatan, terutama proyek besar, harus dimulai di awal tahun anggaran (Januari-Maret). Proses tender, pengadaan, dan kelengkapan administrasi (seperti dari pemohon hibah/bantuan) harus selesai di awal tahun agar tidak menumpuk dan menyebabkan keterlambatan pencairan hingga November.

    Pimpinan daerah dan legislatif harus rutin melakukan evaluasi serapan setiap triwulan, bukan menunggu hingga akhir tahun, untuk mengidentifikasi dan mengatasi hambatan teknis maupun administrasi secara cepat.

    Baca juga: Pansus IV DPRD Kalsel studi kebijakan kesehatan ke Jatim

    Dengan perencanaan yang ketat dan time schedule yang jelas, dana APBD dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk masyarakat Kalsel, dan potensi dana mengendap berupa Sisa Lebih Perhitungan Anggarn (SILPA) dapat diminimalisir.

    "APBD adalah nadi pembangunan daerah, dan kegagalan merealisasikannya tepat waktu sama dengan menahan laju pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat," demikian Firman Yusi.

    Pewarta: Syamsuddin Hasan
    Editor : Imam Hanafi
    COPYRIGHT © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.



    • Whatsapp
    • facebook
    • twitter
    • email
    • pinterest

    Berita Terkait

    Komisi II DPRD Kalsel tak tinggal diam soal dana pemprov

    Komisi II DPRD Kalsel tak tinggal diam soal dana pemprov

    6 November 2025 19:36

    Mensos: Pemkab Banjar masak 16.000 porsi per hari untuk korban banjir

    Mensos: Pemkab Banjar masak 16.000 porsi per hari untuk korban banjir

    1 jam lalu

    Wali Kota Lisa kenalkan Banjarbaru ke dunia melalui Kampung Mbaroh

    Wali Kota Lisa kenalkan Banjarbaru ke dunia melalui Kampung Mbaroh

    2 jam lalu

    Gubernur H Muhidin berharap Pemkab Batola-Pemprov Kalsel selalu berkoordinasi

    Gubernur H Muhidin berharap Pemkab Batola-Pemprov Kalsel selalu berkoordinasi

    7 jam lalu

    Pemkab Banjar buka dapur umum layani ribuan korban banjir

    Pemkab Banjar buka dapur umum layani ribuan korban banjir

    8 jam lalu

    Pemkab Banjar bagikan ribuan nasi bungkus ke warga terdampak banjir

    Pemkab Banjar bagikan ribuan nasi bungkus ke warga terdampak banjir

    8 jam lalu

    Batola Kalsel dinilai cukup menjanjikan

    Batola Kalsel dinilai cukup menjanjikan

    8 jam lalu

    Ketua DPRD Kalsel tegaskan pentingnya kolaborasi bangun daerah

    Ketua DPRD Kalsel tegaskan pentingnya kolaborasi bangun daerah

    11 jam lalu

    Terpopuler

    BMKG: Aceh diguncang 11 kali gempa hingga siang tadi

    BMKG: Aceh diguncang 11 kali gempa hingga siang tadi

    Harga emas Antam hari ini stabil Rp2,488 juta/gram

    Harga emas Antam hari ini stabil Rp2,488 juta/gram

    Bripda MS terbelenggu tiga wanita sebelum membunuh mahasiswi ULM

    Bripda MS terbelenggu tiga wanita sebelum membunuh mahasiswi ULM

    Emas Antam hari ini stabil di harga Rp2,501 juta per gram

    Emas Antam hari ini stabil di harga Rp2,501 juta per gram

    Zelenskyy: "10 persen" lagi perang Rusia-Ukraina akan berakhir

    Zelenskyy: "10 persen" lagi perang Rusia-Ukraina akan berakhir

    Top News

    • Tersangka korupsi Perumda Tabalong Jaya dan BRI  Tanjung berstatus DPO

      Tersangka korupsi Perumda Tabalong Jaya dan BRI Tanjung berstatus DPO

      31 Desember 2025 18:20

    • Hari keempat banjir bandang di Balangan, 13.583 jiwa terdampak

      Hari keempat banjir bandang di Balangan, 13.583 jiwa terdampak

      31 Desember 2025 12:44

    • Polsek Banjarmasin Timur gagalkan peredaran 1,4 kg sabu

      Polsek Banjarmasin Timur gagalkan peredaran 1,4 kg sabu

      31 Desember 2025 09:27

    • Bunuh mahasiswi ULM, Bripda MS sempat borgol tangan korban

      Bunuh mahasiswi ULM, Bripda MS sempat borgol tangan korban

      29 Desember 2025 23:30

    • Bunuh mahasiswi ULM, Bripda MS dipecat sebagai anggota Polri

      Bunuh mahasiswi ULM, Bripda MS dipecat sebagai anggota Polri

      29 Desember 2025 19:36

    Antara News kalsel
    kalsel.antaranews.com
    Copyright © 2026
    • Top News
    • Terkini
    • RSS
    • Twitter
    • Facebook
    • Seputar Kalsel
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • English News
    • Ketentuan Penggunaan
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kebijakan Privasi
    • BrandA
    • ANTARA Foto
    • Korporat
    • PPID
    • www.antaranews.com
    • Antara Foto
    • IMQ
    • Asianet
    • OANA
    notification icon
    Dapatkan Berita Terkini khusus untuk anda dengan mengaktifkan notifikasi Antaranews.com