Rantau (ANTARA) - Ketua TP PKK Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan, mengajak para pelajar untuk menolak praktik pernikahan dini dan menghentikan tindakan perundungan (bullying) di lingkungan sekolah.
Ketua TP PKK Tapin Hj. Faridah Yamani mengatakan, pendidikan karakter sejak usia dini menjadi kunci membentuk generasi tangguh menghadapi tantangan zaman yang kian kompleks.
Baca juga: PKK Tapin ajak keluarga cegah perkawinan anak
“Pernikahan dini dapat merenggut masa depan anak-anak kita, menghambat pendidikan, dan membatasi potensi mereka,” katanya saat menjadi pembina upacara di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 6 Tapin, Kecamatan Tapin Tengah di Rantau, Kabupaten Tapin, Selasa.
Ia menyebutkan, bahaya bullying juga dapat menimbulkan luka psikologis mendalam serta mengganggu proses belajar di sekolah.
Faridah mengungkapkan, seluruh unsur sekolah, mulai dari guru, orang tua, hingga siswa, berperan aktif menciptakan lingkungan belajar yang aman dan inklusif.
“Mari kita jadikan sekolah sebagai rumah kedua bagi anak-anak, tempat mereka tumbuh dan berkembang tanpa rasa takut atau tertekan,” ujar Faridah.
Ia menambahkan, pentingnya sikap saling menghormati dan menjaga perasaan teman sebaya baik di lingkungan sekolah maupun lingkungan rumah.
“Tindakan seperti mengejek, memukul, atau mengucilkan teman bukan hal sepele. Dampaknya bisa membuat korban merasa takut, sedih, bahkan enggan bersekolah,” katanya menambahkan.
Baca juga: TP PKK Kalsel-TP PKK HSS upayakan cegah perkawinan anak
Melalui kampanye menolak praktik pernikahan dini dan anti bullying, Faridah berharap kesadaran pelajar terhadap bahaya pernikahan dini dan bullying semakin meningkat, sehingga lahir generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.
TP PKK Tapin ajak pelajar Tapin tolak pernikahan dini dan bullying
Selasa, 11 November 2025 14:55 WIB
Ketua TP PKK Tapin Hj. Faridah Yamani saat menjadi pembina upacara di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 6 Tapin, Kecamatan Tapin Tengah di Rantau, Kabupaten Tapin, Selasa (11/11/2025). (ANTARA/HO-Pemkab Tapin)
