Banjarmasin (ANTARA) - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarmasin berupaya mendorong dan memprioritaskan peningkatan pembangunan infrastruktur lingkungan serta sektor pendidikan.
Hal itu disampaikan Deddy Sophian usai menjadi narasumber pada kegiatan Sosialisasi Peraturan Perundang-undangan/Peraturan Daerah (Sosper) di Jalan Meratus, Banjarmasin, Ahad.
Baca juga: Komisi IV DPRD Kalsel studi komparasi ke RSKGM Kota Bandung
Sosialisasi yang digelar oleh Wakil Ketua Komisi II Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) H Suripno Sumas tersebut kali ini membahas Perda Nomor 3 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kalsel 2025–2029.
Pada kesempatan itu, Wakil Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kota Banjarmasin itu mengapresiasi langkah Pemkot Banjarmasin yang menggencarkan perbaikan jalan lingkungan serta pembangunan jembatan penghubung lintas wilayah guna memperlancar akses masyarakat.
“Pembangunan jembatan sangat penting untuk menyatukan wilayah-wilayah di Banjarmasin yang dikenal sebagai Kota Seribu Sungai, sehingga mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah,” ujar Deddy..
Selain itu, Wakil Ketua Komisi I DPRD Banjarmasin tersebut menekankan peningkatan kualitas pendidikan sebagai bagian dari upaya memperkuat sumber daya manusia (SDM) yang menjadi modal dasar pembangunan daerah.
Baca juga: DPRD Banjarmasin pantau dapur MBG
“Oleh sebab itu, kami berharap keberadaan Sekolah Rakyat (SR) di Kota Banjarmasin dapat terus dikembangkan untuk memberikan kesempatan belajar bagi mereka yang putus sekolah agar memiliki kualitas setara pendidikan formal,” ujarnya.
Lebih lanjut, Deddy juga menyoroti persoalan lingkungan hidup, khususnya pengelolaan sampah yang sempat menjadi perhatian serius setelah penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Basirih oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.
“Namun berkat kerja keras Pemkot Banjarmasin di bawah kepemimpinan Wali Kota H Muhammad Yamin dan Wakil Wali Kota Hj Ananda, serta dukungan masyarakat, permasalahan sampah kini sudah mulai teratasi,” tutur Deddy.
Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat terus diperkuat agar pembangunan di Kota Banjarmasin dapat berjalan berkelanjutan, berkeadilan, dan berpihak pada kebutuhan warga.
Baca juga: DPRD Banjarmasin rampungkan lima Raperda untuk disahkan
